Budidaya Jahe Merah, Petani di Sinjai Siap Panen Tahun Ini
Klikhijau.com – Petani di Desa Biroro Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai kompak menanam jahe merah seluas 2 hektar. Budidaya jahe merah ini dilakukan atas inisiatif petani yang bergabung dalam k...
Klikhijau.com – Petani di Desa Biroro Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai kompak menanam jahe merah seluas 2 hektar. Budidaya jahe merah ini dilakukan atas inisiatif petani yang bergabung dalam kelompok setempat.
Budidaya dilakukan di masa awal pandemi dan saat ini sudah ada beberapa yang siap panen. “Panennya tidak bersamaan, karena penanamannya juga tidak sekaligus,” kata Warnita Tajuddin, Mantri Tani di Sinjai, Jumat 24 Juli 2020.
Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) merupakan salah satu jenis unggul tanaman rimpang jahe yang ada di Indonesia. Jenis ini merupakan varietas unggul karena memiliki kandungan senyawa aktif yang lebih tinggi dibandingkan varietas jahe lainnya sehingga wajar bila banyak dibudidaya masyarakat.
Seperti diketahui, permintaan jahe merah meningkat pesat selama pandemi. Khasiat tanaman rempah satu ini memang termasuk manjur untuk meningkatkan imunitas sehingga cocok dikonsumsi. Harga jahe merah melambung tinggi hingga 90 ribu per kilogram.
[irp]
“Awalnya petani di sini diajak menanam dan kerjasama dengan Sido Muncul, tetapi ada target produksinya yakni minimal 5 ton. Budidaya petani saat ini belum sebanyak itu, yakni hanya mampu produksi sekitar 3 ton. Jadi petani, akan menjual sendiri hasil panennya,” jelas Nita.
Pekan lalu, sudah ada beberapa titik yang mulai panen. “Banyak pembeli dari berbagai daerah yang datang langsung di lokasi. Ada yang beli untuk konsumsi rumah tangga, ada yang juga digunakan untuk bibit,” kata Nita.
Pembeli yang berdatangan tidak hanya dari Kabupaten Sinjai, tapi juga dari kabupaten tetangga seperti Bone dan Bulukumba. Rencananya, petani di desa Biroro akan membuka akses pasar seluas-luasnya bagi yang membutuhkan jahe merah.
Di lokasi budidaya, jahe merah segar dapat dibeli antara 40 hingga 50 ribu per kilogram.
[caption id="attachment_16656" align="alignnone" width="448"] Mantri tani, Warnita Tajuddin mendampingi petani di Desa Biroro yang panen Jahe Merah - Foto/Ist[/caption]
Jahe merah banyak digunakan sebagai bahan baku obat-obatan tradisional. Secara morfologi, jahe merah mempunyai rimpang berwarna merah hingga jingga muda serta memiliki aroma tajam dan rasa yang pedas.
[irp]