Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Berita Lingkungan

Raih Penghargaan Kelas Dunia PRI 2026, Investasi Aren Buktikan Konservasi Bisa Menghasilkan Nilai Ekonomi

Oleh Tim Redaksi 22 Sep 2026 13:44 4 menit baca


Klikhijau.com - Yayasan KEHATI meraih penghargaan PRI Awards 2026 - Emerging Markets Special Award. PRI (Principles for Responsible Investment) adalah sebuah organisasi investor institusional terbesar di dunia yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mempromosikan investasi berkelanjutan. 

Penghargaan tersebut diberikan atas praktik investasi berdampak KEHATI melalui PT Mahorahora Bumi Nusantara, perusahaan yang mengembangkan bisnis gula aren organik dengan memanfaatkan hasil hutan bukan kayu secara berkelanjutan. Pengumuman pemenang dilakukan dalam PRI Investor Day pada New York Climate Week, New York, Senin (21/9/2026).

KEHATI menjadikan investasi sebagai sarana untuk mendorong dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia. Dengan menyalurkan modal ke bisnis ramah lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan, KEHATI memadukan pemahaman pasar lokal, keahlian di bidang keberlanjutan serta mekanisme investasi praktis. Langkah ini dilakukan untuk mengarahkan alokasi modal di tengah tren investasi bertanggung jawab yang sedang berkembang.

PRI Awards 2026 menerima 146 pengajuan dari berbagai negara. Sebanyak 44 juri independen dari antara lain organisasi nonpemerintah, konsultan, akademisi, dan praktisi industri terlibat dalam proses penilaian. Pengajuan tahun ini mewakili 32 negara, termasuk 30 pengajuan dari 10 negara pasar berkembang.

Bagi KEHATI, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas pendekatan investasi yang menempatkan dampak terhadap keanekaragaman hayati sebagai bagian dari tujuan investasi, bukan sekadar manfaat tambahan.

Investasi untuk menjaga hutan

Investasi KEHATI di Mahorahora merupakan bagian dari penerapan kebijakan investasi yang mengarahkan sebagian dana abadi KEHATI kepada perusahaan yang menghasilkan dampak keanekaragaman hayati terukur sekaligus memberikan imbal hasil pasar.

Model investasi tersebut menggabungkan ekuitas, pinjaman pemegang saham, dan hibah untuk memperkuat rantai nilai bisnis sekaligus meningkatkan kapasitas petani. Hibah antara lain digunakan untuk pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja, praktik pertanian organik, sertifikasi Good Manufacturing Practices, serta literasi keuangan bagi kelompok petani.

Model tersebut diterapkan pada bisnis gula aren yang bahan bakunya berasal dari Arenga pinnata atau aren. Penyadapan nira aren tidak membutuhkan penebangan pohon, pembukaan lahan, maupun penggunaan bahan kimia. Dengan demikian, peningkatan produksi sekaligus menciptakan insentif ekonomi untuk mempertahankan hutan.

Dalam dua tahun terakhir, kegiatan Mahorahora diperkirakan berkontribusi pada konservasi sekitar 82 hektare hutan dan 575 pohon aren setiap bulan. 

Sebanyak 366 petani yang tergabung dalam lima asosiasi kelompok tani memperoleh penghasilan dari pemanenan hasil hutan secara berkelanjutan.

Dari sisi bisnis, pendapatan Mahorahora tumbuh 40 persen secara tahunan pada tahun fiskal 2025. Margin kotor meningkat dari 23 persen menjadi 33 persen dalam tiga tahun. 

Mahorahora juga memperoleh sertifikasi USDA Organic pada 2025 melalui CERES Germany, yang memperkuat ketertelusuran rantai pasok dan membuka peluang untuk memperoleh nilai premium di pasar global.

Mengubah nilai alam menjadi nilai ekonomi

Selain investasi modal, KEHATI turut mendorong penguatan ekosistem bisnis Mahorahora melalui jaringan investor dan mitra. Di sisi pasar, kerja sama distribusi dengan Alfamart, Alfamidi, Indomaret Fresh, dan AEON membuka akses produk aren berkelanjutan kepada pasar konsumen yang lebih luas.
Pendekatan tersebut juga diterapkan melalui program Forest Regrowth. 

Sejak Februari 2024, Mahorahora menjalankan proyek percontohan di Desa Cibarengkok, Kabupaten Lebak, dengan menanam 5.000 pohon di lahan terdegradasi seluas 8 hektare melalui sistem agroforestri yang mengombinasikan aren, pala endemik, mahoni, dan kapulaga.

Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI Riki Frindos mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya KEHATI mendorong model investasi yang menghubungkan kepentingan ekonomi dengan pelestarian lingkungan dan manfaat bagi masyarakat.

“Penghargaan PRI Awards dalam kategori Special Award – Emerging Markets merupakan apresiasi terhormat bagi Yayasan KEHATI dalam mendorong investasi berdampak. Kami percaya bahwa aktivitas ekonomi tidak hanya harus berjalan selaras dengan pelestarian lingkungan dan kepentingan komunitas, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Pencapaian ini bukanlah tujuan akhir, melainkan validasi yang membanggakan sekaligus dorongan bagi kami untuk terus melangkah memperjuangkan alam Indonesia yang lestari untuk manusia kini dan masa depan anak negeri,” ungkapnya.

Pengalaman KEHATI melalui Mahorahora menunjukkan bahwa pendanaan untuk konservasi dapat dirancang dengan pendekatan investasi yang menghubungkan modal, kinerja bisnis, kesejahteraan petani, dan dampak keanekaragaman hayati.

Bagi KEHATI, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pilihan pembiayaan konservasi di Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa keanekaragaman hayati dapat menjadi bagian dari penciptaan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Topik terkait
mahorahora kehati pri awards 2026 yayasan kehati aren