BP2SDM Dorong Kemandirian KHDTK Melalui Skema Pendanaan Berkelanjutan
Klikhijau.com - Peran Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) selama ini cukup vital. Melalui KHDTK kawasan hutan menjelma sebagai ruang penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan kehuta...
Klikhijau.com - Peran Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) selama ini cukup vital. Melalui KHDTK kawasan hutan menjelma sebagai ruang penelitian dan pengembangan, pendidikan dan pelatihan kehutanan, serta pelestarian nilai-nilai religi dan budaya.
Selama ini pengelolaannya masih sangat bergantung pada anggaran negara (APBN). Karenanya agar bisa tetap bernapas, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BP2SDM) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Perumusan Skema Pendanaan Berkelanjutan dan Kerangka Kerja Sama Pengelolaan KHDTK di Jakarta, Rabu, 17/9 kemarin..
Melalui skema pendanaan berkelanjutan dan kerja sama multipihak, diharapkan KHDTK dapat mewujudkan tata kelola hutan yang baik (forest good governance) sekaligus menjadi pusat keunggulan (Centre of Excellence).
Kepala BP2SDM, Indra Exploitasia, KHDTK bukan sekadar kawasan hutan biasa, namun aset strategis negara yang diamanatkan untuk fungsi-fungsi mulia seperti penelitian dan pengembangan, pendidikan, dan pelatihan kehutanan, serta pelestarian nilai-nilai religi dan budaya.
[irp]
"Selama ini, kita menyadari bahwa pengelolaan KHDTK masih sangat bergantung pada APBN. Untuk itu, diperlukan sebuah terobosan untuk mewujudkan tata kelola hutan yang baik dan menjadikan KHDTK sebagai Centre of Excellence," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tujuan digelarnya FGD tersebut untuk memperoleh masukan, gagasan, serta rekomendasi strategis guna perumusan model pendanaan dan kerja sama yang komprehensif dan implementatif demi masa depan pengelolaan KHDTK yang lebih baik di Indonesia.