Berkat Sampah, Remaja di Kenya Tak Lagi Menganggur

Klikhijau.com – Bagi remaja yang menganggur di Nairobi, ibu kota Kenya.  Tak perlu resah masalah pekerjaan. Asal mereka mau bekerja “kotor”. Pekerjaan “kotor” itu adalah membersihkan sampah di jala...

Berkat Sampah, Remaja di Kenya Tak Lagi Menganggur
Bacakan Artikel

Masalah sampah pun di alami oleh Kenya, namun negara itu punya solusinya, yakni mempekerjakan para remaja yang menganggur.

Ide itu di pelopori oleh  Isaac Mutisia, yang telah berusia 35 tahun. Ia adalah wakil pendiri Kelompok Remaja Pelestari Lingkungan Mathare. Ia adalah inisiator kegiatan untuk memungut sampah itu.

Isaac Mutisia dan kelompoknya membersihkan lingkungan yang kotor dengan mengumpulkan sampah. Di daerah kumuh Mathare di Nairobi, pekerjaan itu adalah kebutuhan yang mengerikan.

Permukiman yang dipadati sampah

Di Mathare, diyakini dihuni sekitar 200.000 orang, padahal luasnya hanya dua kilometer persegi. Permukiman kumuh itu tak hanya dipadati orang, tetapi juga sampah mereka.

Hal mengerikan menurut PBB, satu penduduk kota menghasilkan satu kilogram sampah per hari. Berarti bagi Mathare, ini berarti 200.000 kilogram sampah masuk ke ruang publik setiap hari.

"Kalau di suatu daerah dihuni oleh banyak orang dan tidak ada cara yang tepat untuk menangani limbah, maka kita dapati semua orang membuang sampah di mana-mana," tambah Isaac.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: