Bencana Karena Krisis Iklim Terjadi Setiap Pekan, Ini Imbauan PBB!

Klikhijau.com - Bencana akibat krisis iklim kini terjadi setidaknya sepekan sekali. Negara-negara berkembang diimbau akan dampaknya yang amat berarti. Misal kekeringan di India, Topan dan dan Kenne...

Bencana Karena Krisis Iklim Terjadi Setiap Pekan, Ini Imbauan PBB!
Bacakan Artikel

Banyak dari bencana berskala kecil sebenarnya bisa dihindari jika masyarakat menerima imbauan dini.

Dampak krisis iklim di dunia

Masalah ini tak hanya jadi pukulan berat bagi negara-negara dunia ketiga.

Negara-negara Eropa dan Amerika Serikat yang lebih makmur itu juga dilanda gelombang panas.

Mereka pun harus menciptakan infrastruktur untuk melindungi warganya dari bencana serupa.

Solusi alami seperti penanaman bakau, hutan, dan lahan basah perlu menjadi penangkal banjir yang diprioritaskan.

Lebih lanjut, orang-orang yang hidup di penampungan atau wilayah kumuh juga perlu dilindungi.

Mereka yang lebih terancam yakni warga miskin, perempuan, anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, dan orang-orang yang hidupnya tak menentu dan sulit memenuhi kebutuhan dasar.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari tahun 2018 hingga 2019, ada 5.244 bencana alam.

Paling banyak yakni puting beliung dengan 1.812 kejadian, bajir dengan 1.378 kejadian, dan tanah longsor dengan 1.141 kejadian.

Pun, terdapat 605 kasus kebakaran hutan dan lahan dan 130 peristiwa kekeringan. Bencana sejak 2018 telah menelan 5.086 korban jiwa dan 11 juta orang menderita dan mengungsi.

Ada 838.129 rumah rusak dan terendam serta 5.496 fasilitas kesehatan, peribadatan, dan pendidikan yang rusak.

Seyogianya, pemerintah perlu mengkoordinasikan mitigasi kebencanaannya dengan baik supaya hak hidup aman, nyaman dan sejahtera terpenuhi.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2