Begini Dampak dan Penanganan Sampah Antariksa

Klikhijau.com - Menangani sampah memang memerlukan pengelolaan yang baik. Jika tidak, sampah hanya akan membawa dampak yang lebih besar selain mencemari lingkungan. Ternyata, bukan hanya ada di bum...

Begini Dampak dan Penanganan Sampah Antariksa
Bacakan Artikel

Dampak dari sampah antariksa ini memang patut dikhawatirkan. Karena itu, penanganan harus dilakukan oleh para pakar. Berikut empat solusinya.

1. Membuat tukang sampah robot

Banyak gagasan untuk membersihkan sampah ruang angkasa. Salah satunya dengan ide robot tukang sampah ini.

Sebuah robot ruang angkasa dilengkapi lengan, bertugas menangkap satelit yang sudah tidak berfungsi dan membawanya kembali ke bumi. ESA merencanakan peluncuran tukang sampah robot ini tahun 2023.

2. Hancurkan di langit

Gagasan lainnya, menggunakan semacam meriam laser untuk menghancurkan sampah antariksa di orbitnya. Pusat penerbangan dan antariksa Jerman-DSLR terus mengembangkan teknologi laser ini.

Pecahan partikel sampah ruang angkasa yang ditembak laser, disebut akan hancur dan menjadi uap.

3. Jaring dan lasso elektrik

Lembaga antariksa AS-NASA menggagas penggunaan jaring dan lasso elektrik untuk menangkap asteroid dan itu juga bisa digunakan menangkap partikel sampah antariksa.

Obyek yang dijaring dibawa kembali ke atmosfir. Yang berukuran kecil akan habis terbakar yang cukup besar bisa diamankan dari bahaya tabrakan. Sejauh ini idenya belum diwujudkan jadi kenyataan.

4. Tambang elektrodinamik

Lembaga antariksa Jepang JAXA belum lama ini ujicoba "tambang elektrodinamik" -KITE. Tambang elektrodinamik panjangnya 700 meter dibuat dari baja tahan karat dan aluminium.

Idenya menurunkan tambang tipis dari stasiun ruang angkasa internasional-ISS untuk menurunkan kecepatan partikel. Setelah itu menyeretnya ke atmosfir agar terbakar habis.

Selain itu, apakah ada cara lain yang bisa diberikan untuk penanganan sampah antariksa ini ke depannya? Masih bisakah sampah-sampah antariksa ini dibersihkan?

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2