Beburung di Mata Ngantukmu
Di sudut matamu yang ngantuk
aku temukan beburung beterbangan
seseorang barangkali sedang memburunya
ingin memelihara di rumahnya
meriuhkan pagi dengan kicau...
Beburung di Mata Ngantukmu
Di sudut matamu yang ngantuk
aku temukan beburung beterbangan
seseorang barangkali sedang memburunya
ingin memelihara di rumahnya
meriuhkan pagi dengan
kicau
Di
pagi hari di hari kerja
aku temukan beburung mati di matamu
seseorang barangkali menembaknya dengan senapan angin
ingin mengonsumsinya dengan kecap manis
pada matamu yang ngantuk
beburung telah tiada
hanya ada sepi menerkam-nerkam
tandabaca, April 2022
[irp]
Warna dari Masa Depan
Di bawah
pohon cengkih
kita berbincang tentang warna dari masa depan
Kita saling menatap
kukatakan warna masa depan
adalah warna
alam: hijau segar
kau menunjuk hutan
yang telah gundul itu
Warna dari masa depan bukan
hijau segar
tapi buram cekam
kita terus berdebat
kerongkongan mengering
kau berlari ke mata air
aku mengikuti dari belakang
Mata air mengering, rupanya
haus tak terbalas
Aku menatap hutan yang gundul itu
benar katamu, warna masa depan, suram cekam
tandabaca, April 2022
[irp]
Mencari Arah Sampah
Ke manakah sampah yang kita buang di selokan belakang rumah?
terdiam aku
ke mana? desakmu
kutunjuk perutku yang buncit
kau tertawa
matamu menggerimis
kenapa ketawa? tanyamu
sampah yang kita buang itu, ada dalam perut sendiri
kau salah? katamu
sampah itu menuju laut, tambahmu
senyummu berubah cemas
tandabaca, April 2022
[irp]