Beberapa Tips Sederhana Belanja Online Ramah Lingkungan

Klikhijau.com – Belanja online jadi tren baru masyarakat Indonesia saat ini. Lajunya menciptakan fenomena tersendiri, tak terkendali. Bahkan dari sepuluh negara dengan pertumbuhan belanja online at...

Beberapa Tips Sederhana Belanja Online Ramah Lingkungan
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Ini tips Jeanny agar ketiga komponen itu bisa bekerja sama agar belanja online lebih rama lingkungan. Berikut tipsnya seperti yang dimuat kompas 2018 lalu.

Tips untuk penjual


  •  Penjual bisa memberikan disclaimer kepada pembeli jika barang yang akan dikirimkan menggunakan pengepakan dari barang bekas layak pakai, seperti plastik atau kardus bekas.

  • Penjual dapat memprioritaskan pengiriman barang dengan memilih ekspedisi yang tidak memaksa membungkus dengan plastik dari ekspedisi. Penjual dapat mengingatkan ekspedisi untuk tidak menambahkan lakban dan staples secara berlebihan.

  •  Untuk barang fragile atau mudah pecah, penjual tidak harus selalu memilih bubble wrap untuk melapisinya. Namun, dapat menggunakan shredded paper, kain perca, kertas koran atau majalah bekas yang diremas untuk mengganjal produk.

  •  Jika produk sudah dilapisi plastik dari pabrik, hindari untuk membungkus ulang dengan plastik lagi. Pilihan yang lebih ramah lingkungan adalah menggunakan kertas, apalagi koran bekas atau majalah.

Tips untuk Pembeli


  •  Mencari onlineshop yang berlokasi paling dekat, agar jejak karbon dari sisi transportasi dapat ditekan sekecil mungkin.

  •   Menegaskan kepada penjual untuk memakai plastik, staples, dan selotip seminimal mungkin untuk membungkus.

  •   Pembeli mengusulkan kepada penjual untuk membungkus dengan kertas dan plastik bekas, serta memakai pengaman dari kain perca atau kertas atau kardus sebagai pengganti bubble wrap.

  •   Memilih ekspedisi yang tidak memaksakan pembungkusan ulang dengan plastik.

  •   Memilih ekspedisi instan hanya jika kondisi mendesak, jangan hanya demi memanfaatkan gratis ongkos kirim. Hal ini juga untuk meminimalkan penggunaan bahan bakar kendaraan.

  •  Pembeli memberikan feedback kepada penjual setelah paket tiba dengan selamat walaupun dengan packaging yang minimalis sehingga penjual semakin pecaya diri jika packaging secara minimal sudah cukup.


Tips untuk ekspedisi


  • Pihak ekspedisi menyusun SOP yang ramah lingkungan dengan meminimalisasi pembungkusan ulang dan penggunaan lakban serta staples. Dari segi biaya juga akan lebih hemat.

  • Memperbaiki kualitas layanan dengan memastikan paket sampai dalam kondisi baik sehingga pelanggan tidak perlu over protective terhadap paketnya.

  • Melengkapi motor kurir dengan tas atau backpack waterproof atau tahan air sehingga jika hujan, paket dapat terlindungi.


Begitulah konsep jika ingin belanja online yang ramah lingkungan, selamat mencoba!

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2