Banyak Anak, Bikin Wanita Awet Muda, Mitos atau Fakta?

Klikhijau.com - Semakin banyak tren para artis wanita yang memiliki banyak anak, sebut saja Mieke Amalia, Enno Lerian, dan Ussy Sulistiawaty misalnya. Memiliki banyak anak bisa jadi rahasia mengapa me...

Banyak Anak, Bikin Wanita Awet Muda, Mitos atau Fakta?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Semakin banyak tren para artis wanita yang memiliki banyak anak, sebut saja Mieke Amalia, Enno Lerian, dan Ussy Sulistiawaty misalnya. Memiliki banyak anak bisa jadi rahasia mengapa mereka tetap terlihat cantik dan awet muda.

Pasalnya sebuah penelitian berhasil menunjukkan hubungan antara jumlah anak dengan pelambatan penuaan pada wanita.

Penelitian ini dilakukan studi yang dipimpin oleh profesor ilmu kesehatan Pablo Nepomnaschy dan peneliti postdoctoral Cindy Barha dari Universitas Simon Fraser, Kanada.

Hasilnya, semakin banyak anak yang dimiliki seorang ibu, maka akan semakin lambat tingkat penuaan tubuhnya.

Hal ini dikarenakan Moms yang melahirkan lebih dari dua kali memiliki telomer yang lebih panjang daripada Moms yang hanya melahirkan satu atau dua kali seumur hidupnya.

Telomer merupayang memengaruhi usia sel kita. Telomer adalah penutup di ujung setiap untai DNA yang melindungi kromosom kita, fungsinya mirip seperti ujung plastik di tali sepatu.

Tanpa lapisan ini, tali sepatu akan mudah menjadi usang sampai akhirnya tidak bisa lagi digunakan dengan baik. Seperti halnya tali sepatu, kromosom tanpa telomer menjadikan untaian DNA mudah rusak dan sel-sel kita tidak dapat berfungsi dengan baik.

Pemendekan telomer terlibat dalam semua aspek proses penuaan pada tingkat sel. Banyak penelitian ilmiah telah menunjukkan hubungan yang kuat antara telomer pendek dan penuaan sel.

Bisa saja di usia yang masih muda, sel-sel kita sudah mengalami penuaan akibat telomer pada kromosom pendek.

"Lambatnya pemendekan telomer yang ditemukan pada peserta studi yang memiliki lebih banyak anak, dapat dikaitkan dengan peningkatan dramatis dalam estrogen, hormon yang diproduksi selama kehamilan," kata Nepomnasch.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2