Bali Terancam Mengalami Intrusi pada 2025, Bagaimana di Kota Anda?

[hijau]Kota-kota terancam tanpa air tawar[/hijau] Klikhijau.com - Pada tahun 2025, Bali diperkirakan akan kehabisan air tawar akibat ketiadaan air tanah. Akibatnya, air laut menembus lapisan air ta...

Bali Terancam Mengalami Intrusi pada 2025, Bagaimana di Kota Anda?
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

[hijau]Kota-kota terancam tanpa air tawar[/hijau]

Klikhijau.com - Pada tahun 2025, Bali diperkirakan akan kehabisan air tawar akibat ketiadaan air tanah. Akibatnya, air laut menembus lapisan air tanah atau yang disebut intrusi.

Penyebabnya adalah berkembang pesatnya industri pariwisata yang terlalu menguntungkan (segelintir orang). Setiap harinya, tiga juta liter air atau sekitar 60% dari total konsumsi air di Bali digunakan untuk keperluan industri pariwisata.

Jumlah itu tentu saja sangat banyak jika dibandingkan dengan konsumsi air untuk keperluan rumah tangga yang hanya 100 ribu liter setiap harinya. Air sebanyak itu diambil dari tanah.

Defisit air dan lingkungan yang rusak

Kebutuhan air yang berlebihan akibat pariwisata seolah tak terbendung lagi. Defisit air terjadi karena kebutuhan air lebih besar dari ketersediaan.

Hal ini semakin diperparah dengan semakin berkurangnya lahan terbuka hijau di Bali yang disebabkan oleh pesatnya pembangunan hotel, vila, maupun infrastruktur pendukung seperti jalan raya.

Jika eksploitasi air tanah yang tinggi dibarengi dengan berkurangnya lahan terbuka hijau, maka ketersediaan air tanah akan berkurang dan menyebabkan terjadinya intrusi air laut.

Sementara itu, daerah yang berpotensi mengalami kekeringan adalah Kabupaten Buleleng, Karangasem bagian Utara, Klungkung bagian Selatan dan Badung bagian Selatan.

Berdasarkan kajian PPLH Universitas Udayana Tahun 2019, dikatakan ketersediaan air di Bali sebanyak 4.720.888.187 m3/tahun. Tingkat ketersediaan air ini ditentukan oleh 3 faktor, yaitu curah hujan, koefisien limpasan dan luas wilayah.

Sedangkan, ketersediaan air tergantung dari potensi air hujan, potensi air permukaan, dan potensi air tanah.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2