Bakar Sampah, Jalan Pintas yang Berbahaya

Klikhijau.com – Aktivitas bakar sampah untuk mengatasi tumpukannya. Masih dianggap jadi solusi tepat dan cepat bagi sebagian orang. Hampir setiap waktu kita akan menemukan dan melihat kepulan asap...

Bakar Sampah, Jalan Pintas yang Berbahaya
Bacakan Artikel

Membakar sampah secara serampangan dapat pula menghasilkan karbonmonoksida atau CO. Zat ini  bila terhirup oleh manusia dapat mengusik fungsi kerja hemoglobin atau sel darah merah.

Padahal salah satu fungsi hemoglobin adalah mengangkut dan mengedarkan oksigen (O2) ke seluruh tubuh.

Apabila kita kekurangan O2, akbitanya bisa sangat fatal, karena akan memicu kematian. Misalnya, jika kita membakar  satu ton sampah, maka akan berpotensi  menghasilkan gas CO sebanyak 30 kg. Jumlah yang tidak sedikit, bukan?.

[irp]

Bahaya lainnya

Zat berbahaya lainnya yang dihasilkan dari pembakaran sampah adalah  senyawa kimia dioksin.  Zat ini bisa digunakan sebagai racun tumbuhan atau herbisida. Sehingga sangat berbahaya bagi manusia, tumbuhan dan juga satwa.

Tidak berhenti di situ saja, aktivitas pembakaran sampah  juga mengandung klorin yang dapat menghasilkan 75 jenis zat beracun lain.

Belum lagi asap dari pembakaran sampah bisa memicu penyakit jantung, karena  mengandung  benzopirena atau gas beracun yang dapat menyerang jantung sebanyak 350 kali.

Benzopirena  diduga kuat sebagai biang kerok penyebab kanker dan hidrokarbon berbahaya, misalnya  asam cuka yang jadi penyebab iritasi.

Bahaya membakar sampah tidak hanya bersumber dari sampah anorganik, tapi juga dari organik. Misalnya  membakar kayu, ternyata dapat menghasilkan senyawa  yang berpeluang mengakibatkan kanker.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: