Salut, Nagekeo Terapkan Kearifan Lokal untuk Kurangi Sampah Plastik!

Klikhijau.com - Nagekeo telah memcoba mengurangi sampah plastik dengan menguatkan kearifan lokal (local wisdom). Para pemerhati dan pekerja lembaga swadaya masyarakat (LSM) selalu menyoroti pemerinta...

Salut, Nagekeo Terapkan Kearifan Lokal untuk Kurangi Sampah Plastik!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Nagekeo telah memcoba mengurangi sampah plastik dengan menguatkan kearifan lokal (local wisdom).

Para pemerhati dan pekerja lembaga swadaya masyarakat (LSM) selalu menyoroti pemerintah terhadap masalah sampah plastik. Mendaur ulang sampah plastik belum bisa mengatasi sampah plastik.

Faktanya, kebiasaan warga yang membuang sampah plastik di sembarangan tempat, baik pinggir jalan raya, lingkungan rumah dan alam terbuka tetap saja mewabah.

Berangkat dari sulit mengatasi sampah plastik di Pulau Flores umumnya dan di Kabupaten Nagekeo khususnya, maka Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupatinya, Marianus Waja yang dilantik Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, memiliki konsep dan program untuk mengatasi masalah sampah plastik.

Salah satu yang dikembangkan oleh pemimpin baru Nagekeo itu dengan memakai produk-produk lokal yang dianyam oleh rakyatnya dan bahannya berasal dari alam.

Bahan-bahan yang bersumber dari alam Nagekeo sangat ramah lingkungan. Bahannya berasal daun lontar serta bambu yang dianyam oleh kaum perempuan dan laki-laki yang bersumber dari alam.

Dimulai dari wadah untuk makan yang disebut wati dan tempat minum dari bambu. Ini menggantikan pemakaian piring plastik yang berasal pabrik.

Selama ini apabila rakyat Nagekeo membeli gelas plastik, piring plastik dan mangkuk kaca dan aluminium untuk tempat makan serta minuman kemasan yang berbahan plastik maka uang rakyat Nagekeo kembali ke pemilik pabrik dan rakyat Nagekeo hanya memperoleh tumpukan sampah plastiknya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo di era kepemimpinan selama lima tahun ke depan, maka uang rakyat dan uang pemerintah harus berputar di seluruh kampung dengan membeli bahan-bahan yang ramah lingkungan yang berasal dari alam Nagekeo.

Bupati, dr. Don menjelaskan, gerakan kebangkitan produksi lokal Nagekeo akan mengurangi pemakaian berbahan plastik dan keperluan dan kebutuhan rumah tangga penduduk Nagekeo.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2