Bagaimana Bisa Makanan Cepat Saji Mengandung Bahan Kimia?

Klikhijau.com – Ada risiko kesehatan yang terkandug dalam makanan cepat saji. Makanan yang saat ini sedang banyak diminati. Risiko itu diungkap oleh sebuah penelitian baru yang menemukan jika dalam...

Bagaimana Bisa Makanan Cepat Saji Mengandung Bahan Kimia?
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Ada risiko kesehatan yang terkandug dalam makanan cepat saji. Makanan yang saat ini sedang banyak diminati.

Risiko itu diungkap oleh sebuah penelitian baru yang menemukan jika dalam makanan cepat saji. Terkandung bahan kimia pengganggu hormon.

Bahan kimia itu bernama ftalat yang telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Penelitian itu diterbitkan oleh Journal of Exposure Science and Environmental Epidemiology belum lama  ini.

Para peneliti mengambil kesimpulan itu, setelah menganalisis 64 sampel makanan dari beberapa restoran, yakni Burger, Pizza, Tex Mex di San Antonio, Texas.

"Kami menemukan ftalat dan pemlastis lainnya tersebar luas dalam makanan siap saji yang tersedia di rantai makanan cepat saji AS,” ungkap Lariah Edwards, selaku penulis pertama penelitian tersebut.

Dengan adanya temuan tersebut, itu mengindikasikan  banyak konsumen mendapatkan sisi bahan kimia yang berpotensi tidak sehat bersama dengan makanan mereka.

Sementara itu, Gizmodo, seorang ilmuwan postdoctoral di George Washington Universitas mengatakan untuk mengatasi hal itu, maka perlu adanya peraturan yang lebih kuat. Tujuannya untuk membantu menjaga bahan kimia berbahaya ini menjauh dari pasokan makanan.

Ftalat atau phthalates merupakan   bahan kimia yang digunakan untuk membuat plastik lebih fleksibel.

Sayangnya bahan tersebut  dapat jadi pengganggu endokrin, yang bisa mengganggu sistem kerja normal hormon dalam tubuh.

Bahan kimia ftalat ini telah dikaitkan dengan masalah kesehatan, di antaranya asma, obesitas dan masalah kesuburan.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2