Asyik, Ada Beasiswa untuk Penelitian Orangutan

Klikhijau.com – Jalinan kerja sama antara Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara dengan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari (YOSL) telah berjalan sejak tahun 2022 lalu. Perj...

Asyik, Ada Beasiswa untuk Penelitian Orangutan
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Jalinan kerja sama antara Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara dengan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari (YOSL) telah berjalan sejak tahun 2022 lalu.

Perjanjian kerja sama tersebut tertuang pada Nomor : PKS.366/K.3/TU/PK/1/2022 dan Nomor : 05/PKS/ YOSL/I/2022 tanggal 24 Januari 2022 tentang Penguatan Fungsi Konservasi Keanekaragaman Hayati Melalui Dukungan Program Konservasi Orangutan dan Habitatnya, Primata Dilindungi, dan Beruang Madu di Wilayah Kerja Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara

Dalam pelaksanaannya, kegiatan-kegiatan tahunan yang dirumuskan serta disepakati tertuang di Rencana Kerja Tahunan (RKT). Pada RKT III Tahun 2024, ada serangkaian kegiatan yang direncanakan dan sudah direalisasikan, salah satunya adalah Program Beasiswa Peduli Orangutan yang diberikan kepada 5 (lima) orang mahasiswa sebagai penerima beasiswa.

Kelima mahasiswa ini berasal dari berbagai universitas (perguruan tinggi)  yang melakukan penelitian (riset) tentang orangutan dan habitatnya di wilayah kerja Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Adapun kelima mahasiswa tersebut adalah, mahasiswa biologi Universitas Syiah Kuala, Aceh, sebanyak 1 (satu) orang, melakukan penelitian tentang Perilaku Orangutan di Orangutan Heaven.

Kemudian mahasiswa Biologi Universitas Negeri Medan (Unimed) sebanyak 2 (dua) orang, melakukan penelitian tentang Sarang Orangutan Pada Habitat Terisolasi di Batang Serangan, Kabupaten Langkat serta tentang Bakteri Selulotik Dari Feses Orangutan di SRA Bukit Mas dan Orangutan Heaven.

Berikutnya mahasiswa Biologi Universitas Sumatera Utara (USU) sebanyak 1 (satu) orang, yang melakukan penelitian tentang Enterobacteriaceae dari Feses Orangutan di SRA Bukit Mas. Dan terakhir,  mahasiswa Biologi Universitas Medan Area (UMA) sebanyak 1 (satu) orang dengan penelitian tentang Animal Welfare di Orangutan Heaven.

7 orang untuk penelitian orangutan Tapanuli

Selain itu, dalam Program Beasiswa Penelitian Orangutan Tapanuli, juga telah diberikan kepada 7 (tujuh) orang mahasiswa yang melakukan penelitian tentang Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) dan Habitatnya di Ekosistem Batang Toru.

Ketujuh mahasiswa tersebut, masing-masing 1 (satu) orang mahasiswa Biologi Universitas Riau (UNRI) melakukan penelitian tentang Pakan Orangutan Tapanuli di Dusun Sitandiang, Kecamatan Sipirok. 1 (satu) orang mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Syiah Kuala melakukan penelitian tentang Analisis Spasial Habitat Orangutan Tapanuli. 2 (dua) orang mahasiswa Biologi Universitas Padang (UNP) Sumatera Barat melakukan penelitian tentang Pengembangan E-booklet Pembelajaran Biologi Bermuatan Konservasi Orangutan Tapanuli dan tentang Perilaku Sosial Orangutan Tapanuli di Hutan Batang Toru.

Kemudian, 1 (satu) orang mahasiswa Biologi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melakukan penelitian tentang Pengembangan Modul Biologi Berbasis Konservasi Orangutan Tapanuli. 1 (satu) orang mahasiswa Biologi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Sriwigama melakukan penelitian tentang Karakteristik Habitat Sarang Orangutan Tapanuli, dan 1 (satu) orang mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Pemerintahan Universitas Sumatera Utara (Fisip USU) melakukan penelitian tentang Peran Balai Besar KSDA Sumatera Utara Dalam Penanganan Konflik Manusia dan Orangutan Tapanuli.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2