Apa itu Pati pada Tanaman dan Bagaimana Proses Pembentukannya?

Klikhijau.com – Pati merupakan senyawa cadangan yang ada dalam tanaman. Istilah pati juga kerap dikaitkan dengan tepung atau kanji. Apakah bisa dikatakan demikian? Artikel ini akan membahas lebih l...

Apa itu Pati pada Tanaman dan Bagaimana Proses Pembentukannya?
Bacakan Artikel

Pati terbentuk pada siang hari ketika fotosintetis melebihi laju gabungan antara respirasi dan translokasi; kemudian sebagian hilang waktu malam melalui kedua proses tadi.

Kita menyantap berbagai macam organ non-fotosintesis yang kaya pati, misalnya umbi kentang, buah pisang, serta biji tanaman serealia berbulir dan kacang-kacangan, yang menjadi menu makanan yang lazim.

Selain tanaman pangan, sebagian besar tumbuhan tahunan asli menyimpan pati sebelum dan selama masa dormansi, dan pati tersebut digunakan sebagai energi untuk pertumbuhan kembali pada musim berikutnya.

Pada pepohonan meluruh dan semak, sebagian besar pati disimpan diamiloplas pada ranting muda, di pepagan (sel pareknkima floem), di sel parenkima xilem hidup dan juga di beberapa sel penyimpan parenkima akar.

Berbagai rerumputan tahunan herba dan tumbuhan dikotil menyimpan pati di akar, pangkal batang atau atau di umbi lapis atau umbi bawah tanah.

Batang, sel korteks dan sel empulur merupakan tempat penyimpan pati yang lazim, baik pada tumbuhan tahunan maupun semusim.

Dua jenis pati dijumpai di sebagian butir pati, yaitu amilosa dan amilopektin.

Amilopektin terdiri dari molekul yang bercabang-cabang; cabang itu terdapat antara C-6 dari glukosa pada rantai utama dan C-1 dari glukosa pertama pada rantai cabang. Jumlah unit glukosa pada berbagai amilopektin berkisar antara 2000-500.000.

Amilosa berukuran lebih kecil dan mengandung beberapa ratus sampai beberapa ribu unit gula; jumlah ini bergantung pada spesies dan keadaan lingkungan (Manners, 1985).

Walaupun amilosa dulunya diduga tidak bercabang, kajian terakhir menunjukkan bahwa ia juga bercabang, walaupun jauh lebih sedikit dibandingkan dengan amilopektin (Kainuma, 1988).

Manfaat pati

Lalu apa kegunaan pati? Dalam praktik kehidupan sehari-hari, biasa disebut sebagai tepung padahal yang benar adalah pati adalah penyusun utama dalam pembuatan tepung.

Suatu tepung tidak akan pernah menjelma sebagai tepung jika hanya terdiri dari unsur pati saja. Tepung beras mengandung pati beras, protein, vitamin dan lainnya yang terkandung pada butiran beras.

Untuk mendapatkan unsur pati pada tepung kita dapat mengekstraksinya dengan cara memanaskannya. Pati juga sering disebut dengan kanji.

Ini terjadi karena terjemahan dari bahasa Inggris starch yang berarti penyusun utama tepung, to starch berarti menganji atau memberi kanji.

Pati digunakan sebagai bahan memekatkan makanan cair seperti sup bahkan digunakan juga sebagai komponen perekat, campuran kertas dan tekstil dalam industri.

*Referensi : https://www.dosenpendidikan.co.id/fungsi-pati/ 2
https://aksiografi.com/kesehatan/apa-saja-manfaat-dan-kegunaan-zat-pati/

https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-pati-dalam-tumbuhan/130156/5

Buku “Fisiologi Tumbuhan (Jilid 2) oleh Frank B Salisbury. Penerbit ITB 1995.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2