Ancaman Plastik Semakin Liar, Bisa Memicu Penyakit Jantung

Klikhijau.com – Ketergantungan kita pada penggunaan plastik. Telah menyebarkan banyak dampak buruk. Bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga membawa penyakit kepada manusia dan makhluk hidup lainnya....

Ancaman Plastik Semakin Liar, Bisa Memicu Penyakit Jantung
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Ketergantungan kita pada penggunaan plastik. Telah menyebarkan banyak dampak buruk. Bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga membawa penyakit kepada manusia dan makhluk hidup lainnya.

Meski dampak buruknya cukup banyak. Masih banyak di antara kita yang bersetia menggunakan plastik, khususnya yang hanya sekali pakai.

Penggunaannya yang simple dengan harga yang terjangkau, jadi alasan kenapa plastik masih banyak yang menjadikannya “andalan”.

Namun, jika membaca laporan terbaru sebuah studi bahwa plastik dapat picu kolesterol tinggi dan penyakit kardiovakular atau penyakit jantung. Mungkin banyak di antara kita akan mengerem penggunaan plastik.

[irp]

Studi tersebut dipublikasikan oleh Environmental Health Perspectives, sebuah jurnal terkemuka di bidang kesehatan lingkungan.

Menurut studi tersebut bahwa paparan bahan kimia terkait plastik, semisal bahan kimia dasar bisphenol A dan plasticizer ftalat. Rupanya dapat menjadi pemicu dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Studi itu dipimpin oleh Changcheng Zhou. Zhou sendiri adalah seorang seorang ilmuwan biomedis di University of California, Riverside.

Zho sedang berjuang untuk memberikan jawaban, kenapa bisa plastik meningkatkan  risiko kolesterol tinggi dan penyakit kardiovakular? Karena ia sedang  berupaya memecahkan misteri bagaimana plastik bisa jadi pemicu penyakit tersebut. Untuk menjawab pertanyaan itu, Zhou dan timnya, dalam melakukan  studi mereka melibatkan seekor tikus.

Hasilnya para peneliti menemukan ftalat, yang menjadi bahan kimia dalam pembuatan plastik agar lebih tahan lama menjadi penyebabkan terjadinya peningkatan kadar kolesterol plasma.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2