AMAN Nasional Serukan Hentikan Diskriminasi Terhadap Komunitas Adat Tobelo Dalam

Klikhijau.com - Kasus diskriminasi dan perundungan kembali menimpa masyarakat adat di wilayah Maluku Utara. Kali ini, komunitas masyarakat adat Tobelo Dalam dituduh kembali melakukan pembunuhan di sek...

AMAN Nasional Serukan Hentikan Diskriminasi Terhadap Komunitas Adat Tobelo Dalam
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Kasus diskriminasi dan perundungan kembali menimpa masyarakat adat di wilayah Maluku Utara. Kali ini, komunitas masyarakat adat Tobelo Dalam dituduh kembali melakukan pembunuhan di sekitar wilayah hutan belantara dekat wilayah adat mereka.

Meski tanpa bukti yang jelas, berbagai pemberitaan berseliweran di media yang menyangkutpautkan keberadaan komunitas adat dengan kasus pembunuhan.

Kejadian bermula kala enam warga sipil dan seorang anggota TNI dikabarkan hilang setelah masuk belantara hutan Patani Timur, Halmahera Tengah, Maluku Utara pada 20 Maret, tepat sebulan yang lalu.

Setelah tak ditemukan kabar dari ketujuh orang ini, proses pencarian pun dilakukan di sekitar wilayah hutan.

Tak lama berselang, ditemukan 3 orang diantaranya dalam kondisi tak bernyawa. Keempat rekan mereka mengaku diserang sekelompok orang tak dikenal ketika tengah bersantai di sekitar sungai Gwonley.

Berbagai kontroversi mencuat ke publik. Sebagian masyarakat memercayai bahwa kasus ini disebabkan oleh tindakan yang dilakukan anggota komunitas adat Tobelo Dalam atau sering disebut Suku Togutif.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: