Aksi Nyata, Mahasiswa ITS Sulap Limbah Kertas HVS jadi Bahan Industri

Klikhijau.com – Meski banyak hal telah dilakukan serba online, baik tugas kuliah mahasiswa, laporan hingga surat menyurat. Namun, penggunaan kertas, khususnya kertas Hout Vrij Schrift (HVS) terus saja...

Aksi Nyata, Mahasiswa ITS Sulap Limbah Kertas HVS jadi Bahan Industri
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Meski banyak hal telah dilakukan serba online, baik tugas kuliah mahasiswa, laporan hingga surat menyurat. Namun, penggunaan kertas, khususnya kertas Hout Vrij Schrift (HVS) terus saja mengalir—tidak jeda. Sayangnya penggunaannya tidak diimbangi dengan daur ulang yang memadai.

Banyak yang menghilangkan “jejaknya” dengan cara paling dianggap simple, yakni membakarnya. Ada juga yang membuangnya langsung karena dianggap mudah terurai.

Penggunaan kertas yang banyak, akan berdampak buruk bagi lingkungan. Telah kita ketahui, jika kertas terbuat dari kayu. Semakin banyak kertas terpakai akan semakin banyak pula kayu yang akan ditebang.

Penggunaan yang banyak, membakar atau membuangnya akan menjadi teror mengerikan bagi lingkungan.

Ada banyak solusi yang telah diterapkan untuk menguranginya, pengiriman surat melalui email adalah salah satunya.

Namun, cara itu belum terlalu efektif, dibutuhkan cara daur ulang yang cukup memadai. Cara daur ulang kertas HVS ini  telah diinisiasi  mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) menjadi asam oksalat, di mana dapat dimanfaatkan di dunia industri.

Inisiasi daur ulang limbah kertas HVS menjadi produk bernilai tinggi itu dilakukan secara tim. Mereka terdiri dari lima,  yakni  Asalina Putri Agung Shaliha, Adik Roni Setiawan, M Yosi Kurniawan, Seren Fegrita Septia Karya, dan  Linaniyyatul Masruroh yang menjabat sebagai ketua tim.

Kelimanya merupakan mahasiswa dari Departemen Teknik Kimia Industri IT. Mereka mengusung karya tulis dengan judud Utilization of HVS Paper Waste for The Manufacture of Oxalic Acid.

Usaha kelimanya tak mengkhianati hasil, sebab mereka mampu  meraih medali perunggu di ajang International Invention Competition for Young Moslem Scientists (IICMYS) 2021 untuk kategori Environment.

“Kertas HVS  mengandung kadar selulosa di atas 90% , sehingga bisa diolah menjadi asam oksalat,” ungkap Lina, nama panggilan dari Linaniyyatul Masruroh.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2