Aksi Heroik Nelayan Sangkarrang Mengejar Kapal Boskalis di Selat Makassar

Klikhijau.com – Nelayan di Kepulauan Sangkarrang dan Galesong Raya terus bergerak dan meminta agar Boskalis, penambang pasir laut di Selat Makassar menghentikan aktivitasnya. Terbaru, sekitar 500 n...

Aksi Heroik Nelayan Sangkarrang Mengejar Kapal Boskalis di Selat Makassar
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Nelayan di Kepulauan Sangkarrang dan Galesong Raya terus bergerak dan meminta agar Boskalis, penambang pasir laut di Selat Makassar menghentikan aktivitasnya.

Terbaru, sekitar 500 nelayan dengan perahu kecil mengepung kapal Queen of Netherlands milik Boskalis dan meneriakkan seruan keras agar penambangan dihentikan. Aksi heroik ini berlangsung pada Minggu 28 Juni 2020.

Ini merupakan aksi ketiga dengan eskalasi massa yang lebih besar. Sebelumnya, pada Jumat, 12 Juni 2020, nelayan di Pulau Kodingareng Lompo melakukan aksi protes dengan membentangkan spanduk yang meminta Boskalis segera menghentikan aktivitasnya.

Lalu pada tanggal 19 Juni 2020, nelayan Kepulauan Sangkarrang dan pesisir Kota Makassar melakukan konferensi pers menyatakan sikap menolak aktivitas tambang pasir laut dan reklamasi Makassar Newport.

Seperti diketahui, Boskalis melakukan panambangan pasir laut di perairan Bonema Lonjo yang natabene merupakan wilayah tangkap nelayan.

Aktivitas tambang pasir laut oleh Boskalis di wilayah tangkap nelayan Kepulauan Sangkarrang dan Galesong Raya dinilai telah merusak wilayah tangkap dan menimbulkan kerugian bagi nelayan sehingga sangat mengancam keberlanjutan kehidupan nelayan.

Aksi protes para nelayan tersebut direkam dalam video pendek. Para nelayan memblokir aktivitas tambang pasir laut Boskalis dan meminta agar penambangan dihentikan.

Pada aksi ini pula, nelayan meminta agar Boskalis tidak melakukan upaya intimidasi dan kriminalisasi terhadap nelayan lokal tradisional.

Nelayan juga meminta agar PT Pelindo IV menghentikan proyek reklamasi dan pembangunan MNP tahap II. Dan segera melakukan konsultasi publik yang bermakna dengan seluruh komunitas nelayan pesisir Kota Makassar.

Massa juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menghentikan proyek tambang pasir laut. Juga mendesak Boskalis segera melakukan pemulihan lingkungan di sepanjang pesisir Galesong yang terdampak tambang pasir laut jilid pertama.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2