Agar Tumbuh Memesona, Begini Cara Terbaik Merawat Philodendron!

Klikhijau.com – Bagaimana cara merawat philodendron agar tumbuh sehat dan memancarkan pesona terbaiknya? Artikel ini semoga memberi informasi terbaik buat kamu yang sedang merawat tanaman hias idaman...

Agar Tumbuh Memesona, Begini Cara Terbaik Merawat Philodendron!
Bacakan Artikel

[irp]

Bagaimana bila daunnya terkulai lemas?

Ketika dedaun philodendron kamu terkulai lemas, dipastikan ini dipicu oleh cara penyiraman yang salah. Bisa jadi, ia kelebihan air atau airnya tidak memadai. Karenanya, pastikan bahwa asupan air yang diberikan sangat tepat. Penyiraman penting dijiwai dan dihayati agar pemberian air diberikan sesuai kebutuhannya.

Cara mendeteksinya adalah pada permukaan tanahnya. Bila terlihat kering, berarti ia membutuhkan lebih banyak air dan jika masih basah berarti kamu hanya perlu membiarkannya hingga mengering. Bila masalah penyiraman ini telah kamu lakukan, dedaunnya akan kembali normal.

Pemupukan Philodendron

Pemupukan secara teratur menjadi kunci dari peawatan tanaman ini. Hal itu karena, philodendron tumbuh dengan sangat cepat.

Mereka akan membutuhkan semua energi yang mereka dapat untuk terus tumbuh secepat mungkin. Ketika melihat tanaman mulai lambat pertumbuhannya, ini bisa berarti tanaman tersebut telah membakar semua pupuk dan inilah saatnya untuk menyediakannya nutrisi lagi.

[irp]

Tanah untuk Philodendron

Tanaman ini punya sifat yang cukup cepat haus, tetapi juga tidak bisa duduk di tanah basah terlalu lama. Karenanya, diperlukan tanah atau media tanam yang dapat menahan air untuk waktu yang lebih lama tetapi tidak benar-benar basah atau memadat ketika basah dalam waktu lama.

Campuran tanah palem adalah pilihan yang cocok untuk philodendron. Ini dapat menahan air dengan baik, tetapi tidak memadat, yang memungkinkan oksigen mencapai akar setiap saat.

Benarkah Philodendron beracun?

Yah, philo dikenal sebagai satu tanaman hias yang beracun dan berbahaya khususnya pada hewan peliharaan seperti kucing dan anjing.

Hindarkan kucing atau anjing dari potensi memakan philodendron. Hal itu karena dapat menyebabkan hipersalivasi, sakit perut, muntah, pembengkakan pada faring, dan kesulitan menelan bagi hewan ini.

Bila menjumpai situasi ini, segera memeriksakan hewan peliharaan kamu ke dokter hewan. Karena itu pula, letakkan tanaman hias ini di tempat yang jauh dari jangkauan hewan. Lakukan pemangkasan setiap saat bila sudah terlampau lebat dan gampang tersentuh hewan peliharaan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: