Adopsi Sarang Telur, Upaya Melindungi Masa Depan Penyu di Kabupaten Donggala
Klikhijau.com - Penyu belum bisa lepas dari lilitan ancaman. Salah satu makhluk purba yang telah hidup di bumi selama jutaan tahun itu. Saat iini masih menghadapi ancaman yang semakin besar berupa ker...
Klikhijau.com - Penyu belum bisa lepas dari lilitan ancaman. Salah satu makhluk purba yang telah hidup di bumi selama jutaan tahun itu. Saat iini masih menghadapi ancaman yang semakin besar berupa kerusakan habitat, perburuan liar, dan polusi.
Di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya di Kecamatan Banawa Selatan salah satu tantangan dan ancaman terbesar penyu adalah maraknya pemburuan telur penyu oleh oknum pemburu penyu.
Aktivitas ini, meskipun sering dilakukan dengan alasan ekonomi, sangat mengancam kelangsungan hidup penyu yang mulai langka.
Andi Anwar, Direktur Yayasan Bonebula menjelaskan jika setiap tahun, ribuan telur penyu diambil dari sarangnya, mengurangi jumlah penyu yang dapat berkembang biak dan melanjutkan siklus hidup mereka.
“Upaya penyelamatan terus dilaksanakan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah dan organisasi lingkungan yang berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi telur penyu dan habitatnya,” ujarnya belum lama ini dikutip dari jaringnusa.
Salah satu aksi penting yang sedang digalakkan adalah aksi adopsi sarang telur penyu, yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat langsung dalam upaya pelestarian ini.
Melalui program ini, sarang telur yang ditemukan di pantai akan dijaga oleh masyarakat lokal di Desa Lalombi. Dengan cara ini, masyarakat setempat dapat turut serta melindungi telur-telur penyu dari ancaman perburuan dan kerusakan, serta memastikan bahwa penyu yang menetas bisa kembali ke laut dengan selamat.