6 Fakta Menarik Tentang Dokter Tirta dan Aksi Progresifnya Cegah Corona

Klikhijau.com – Nama dokter Tirta belakangan ini terkenal di masyarakat khususnya kalangan muda. Dokter muda bergaya nyentrik ini menjadi yang terdepan dalam aksi melawan corona (covid-19). Aksi baikn...

6 Fakta Menarik Tentang Dokter Tirta dan Aksi Progresifnya Cegah Corona
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Nama dokter Tirta belakangan ini terkenal di masyarakat khususnya kalangan muda. Dokter muda bergaya nyentrik ini menjadi yang terdepan dalam aksi melawan corona (covid-19). Aksi baiknya mendapat pujian dan apresiasi dari banyak kalangan.

Nama lengkapnya Tirta Mandiri Hudhi, ia kini menjadi influencer yang aktif dalam kampanye pencegahan covid-19. Banyak netizen mengapreasiasi langkahnya, terutama setelah sang dokter muda ini tampil dalam talkshow televisi dan akun YouTube Deddy Cobbuzier.

Sejatinya ia memang bekerja sebagai tenaga medis di rumah sakit, tetapi dokter Tirta lebih familiar di kalangan pecinta sneakers. Sejak lama, Tirta menjadi influencer sepatu sneakers di Indonesia. Melalui channel YouTube InCipeng WeTrust, ia aktif membahas tentang sneakers dan perawatannya.

Berikut ini 6 fakta menarik tentang sosok yang dikenal unik dan terdepan dalam kampanye cegah covid-19 di kalangan anak muda, yang menarik Anda ketahui.



  1. Lama vakum sebagai dokter



Dokter Tirta merupakan lulusan dari kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM). Ia cukup lama vakum di dunia kesehatan. Setelah lulus, ia sempat bekerja di RS UGM dan Puskesmas Turi. Ia menjadi dokter IGD plus dokter jaga.

Melalui akun Twitternya @tirta_hudhi, ia bertutur, bagaimana ia memilih rehat sejenak dari profesinya karena sempat sakit-sakitan. Pada saat itulah, ia fokus pada bisnisnya @shoesandcare.  “Gue memutuskan memilih rehat menjadi dokter igd, dan berjuang demi @shoesandcare,” tulisnya di akun twitternya.



  1. Pernah terserang TBC dan paru akut



Di masa kecilnya saat berusia 8 tahun, dokter Tirta pernah terinfeksi TBC. “Gue 8 tahun tertular TBC temen gue yang batuk di depan gue. Gue harus ikut program 6 bulan, ternyata gagal, ditambah ekstra 4 bulan. Baru sembuh. Total 10 bulan,” cerita sang dokter muda di akun twitternya.

Belum selesai di situ, Tirta kecil akhirnya diponis bakal jadi orang sakit-sakitan. “Paruh gue selalu ‘flek’ sembuh setelah program. Setelah penyembuha TB, gue kena berbagai macam penyakit pernafasan. Faringitis. Laringitis. Tonsilitis. Brokitis. Dan sinusitis. Ini sampai SMA,” kisahnya. Walau sakit, tidak justru menghalangi dirinya untuk mencapai prestasi akademiknya.



  1. CEO perusahaan Shoes and Care



[caption id="attachment_13350" align="alignnone" width="480"]dr. tirta dr. tirta dengan bisnisnya "Shoes and Care"-foto/Ig @dr.tirta[/caption]

Pilihannya untuk meggeluti bisnis bersih sepatu sneakers tergolong tak biasa. Ia bahkan pernah memilih untuk fokus di bisnisnya ketimbang menggeluti profesinya. Tetapi, ia berhasil di bisnisnya tersebut. dokter Tirta kemudian menjadi populer di kalangan anak muda lewat band sepatu sneakers.

Kini, Shoes and Care telah membuka 19 workshop yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Akun YouTube-nya dibanjiri subscriber hingga 147 ribu di channel YouTube InCipeng WeTrust—di sana ia aktif membahas tuntas perihal sneakers.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2