2 Jenis Burung Elang Kembali Terbang Bebas di Dua Provinsi

Klikhijau.com –  Surmi dan Mui menjadi sepasang burung elang yang beruntung.  Pada hari Kamis, 9 September lalu keduanya dilepasliarkan ke alam bebas. Sepasang burung elang yang dilindungi itu kemb...

2 Jenis Burung Elang Kembali Terbang Bebas  di Dua Provinsi
Bacakan Artikel

Keduanya dilepasliarkan di kawasan ekosistem mangrove Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Saya menghimbau kepada warga masyarakat apabila menemukan dan memiliki satwa dilindungi. Kiranya dapat melaporkannya kepada BKSDA atau aparat kepolisian setempat. Agar keberadaan satwa sebagai kekayaan keanekaragaman hayati tetap terjaga, “ kata Kapolres Agam AKBP. Dwi Nur Setiawan.

Ditemukan terapung

Dua ekor elang yang dilepasliarkan itu ditemukan oleh anggota Satpolair Polres Agam. Saat ditemukan kondisinya tidak bisa terbang.

Keduanya terapung di air di lokasi tidak jauh dari markas Satpolair Polres Agam  di Jorong Muaro Putuih Nagari Tiku V Jorong.

Kisah selanjutnya, kedua burung itu pun dirawat hingga kembali pulih. Kemudian Kasatpolair Polres Agam berkoordinasi dengan BKSDA untuk menyerahkannya pada hari Senin  lalu tanggal 6 September 2021.

Petugas BKSDA Sumbar yang menerima penyerahan tersebut. Kemudian membawa  dan mengevakuasi kedua elang itu   ke kantor Resor KSDA Agam di Lubuk Basung. Tujuannya untuk dilakukan observasi dan pemeriksaan kesehatan terhadap elang tersebut.

Dari hasil observasi dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan ditemukan bahwa elang berkelamin betina itu, yang diperkirakan  berusia 2-3 tahun, tidak ditemukan luka, cacat ataupun bekas kekerasan fisik. keduanya masih bersifat liar dan agresif serta sudah bisa terbang kembali.

Nah, berdasarkan hasil observasi dan pemeriksaan kesehatan, keduanya kemudian dilepasliarkan tidak jauh  lokasi ditemukannya. .

“Burung elang merupakan predator atau pemangsa bagi ular, monyet, tikus, kadal, biawak, ikan dan burung-burung lainnya. Sehingga satwa ini memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan rantai makanan dan ekosistem,” kata Ardi Andono. Ia merupakan Kepala Balai KSDA Sumatera Barat.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2