18 Fakta Menakjubkan dari Kaki Seribu yang Tak Terduga

Klikhijau.com - Kaki seribu adalah makhluk menakjubkan dengan sejarah evolusi yang panjang, dan banyak yang perlu diketahui tentang hewan ini. Hewan ini digolongkan ke dalam kelas Diplopoda dalam f...

18 Fakta Menakjubkan dari Kaki Seribu yang Tak Terduga
Bacakan Artikel

Keberadaannya sangat penting, khususnya sebagai pengurai serasah dedaunan, sebab hewan ini bertanggung jawab terhadap penguraian 5 hingga 10 persen dari serasah daun tahunan.



  • Bertelur dalam jumlah banyak



Meski ukurannya mungil, hewan ini dapat menghasilkan 20 sampai 300 butir telur. Mereka akan meletakan telur-telurnya tersebut di tanah dan akan akan menetas dalam beberapa minggu saja.


  • Memiliki tiga pasang kaki



Saat masih usia muda, saat awal perkembangannya hewan ini hanya memiliki tiga pasang kaki dan tidak lebih dari tujuh segmen

Namun, jumlah tersebut akan terus bertambah bersamaan dengan proses molting atau  ganti kulit hingga mencapai kematangan seksual.



  • Hewan migrasi



Kaki seribu kadang bermigrasi dalam jumlah besar, terutama setelah hujan lebat di akhir musim kemarau atau saat cuaca dingin.


  • Tidak beracun



Hewan ini tidak beracun, namun ada beberapa spesies memiliki kelenjar yang dapat menghasilkan cairan. Cairan tersebut dikeluarkan melalui mekanisme pertahanan diri yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan iritasi pada manusia.

Semprotan defensif dari beberapa  hewan ini mengandung asam klorida. Kandungan tersebut g secara kimia dapat membakar kulit dan menyebabkan perubahan warna kulit dalam jangka panjang. Jika terkena mata, akan berbahaya.



  • Berbagai ukuran



Hewan ini memiliki berbagai ukuran, mulai dari kurang dari satu inci hingga lebih dari 15 inci. Kaki seribu raksasa Afrika atau Archispirostreptus gigas adalah salah satu spesies terbesar, ukurannya dapat mencapai panjang hingga 15 inci.


  • Menyukai kelembaban



Kaki seribu mendiami beragam habitat di seluruh dunia, mulai dari hutan hujan tropis hingga hutan beriklim sedang dan padang rumput. Mereka biasanya lebih menyukai lingkungan yang lembab, karena rentan terhadap pengeringan.


  • Diet



Kaki seribu sebagian besar adalah detritivora, memakan bahan tanaman yang membusuk, jamur, dan bahan organik lainnya. Ini menjadikan mereka komponen penting dari siklus nutrisi dan kesehatan tanah dalam ekosistem.



  • Mekanisme pertahanan



Kaki seribu memiliki beberapa mekanisme pertahanan untuk melindungi diri dari pemangsa. Banyak spesies dapat meringkuk menjadi gulungan yang rapat, hanya memperlihatkan kerangka luarnya yang keras. Beberapa kaki seribu juga mengeluarkan bahan kimia beracun atau berbau busuk dari kelenjar khusus yang disebut ozopori untuk mencegah predator.


  • Reproduksi



Kaki seribu bereproduksi secara seksual, dengan jantan menyimpan paket sperma yang disebut spermatophores. Betina kemudian mengambil ini.

Beberapa spesies terlibat dalam ritual kawin yang rumit. Setelah pembuahan, betina bertelur di tanah atau di ruang yang dibangun khusus.

Keturunan kaki seribu, yang disebut nimfa, mengalami beberapa pergantian kulit saat mereka tumbuh dan berkembang, menambahkan lebih banyak segmen dan kaki pada setiap ganti kulit.



  • Masa hidup



Hewan ini memiliki umur yang relatif panjang untuk arthropoda, dengan beberapa spesies hidup selama beberapa tahun. Mereka terus tumbuh dan berganti kulit sepanjang hidup mereka, meskipun dengan kecepatan yang lebih lambat seiring bertambahnya usia.



  • Pentingnya dalam ekosistem



Seperti disebutkan sebelumnya, kaki seribu memainkan peran penting dalam ekosistem dengan memecah bahan organik dan mengembalikan nutrisi ke tanah. Mereka juga berfungsi sebagai sumber makanan bagi berbagai hewan, seperti burung, reptil, dan mamalia kecil.

Ini hanyalah beberapa aspek biologi dan ekologi kaki seribu, yang menunjukkan adaptasi luar biasa mereka dan peran integral yang mereka mainkan di dunia alami.



  • Menggulung dirinya



Hewan ini bisa menggulung dirinya sendiri berbentuk bundar. Saat menggulung dirinya. Ia seperti sedang mati.


  • Jadi bahan teka-teki



Hewan ini kadang dijadikan sebagai bahan teka-teki untuk, di antara teka-teki itu adalah, hewan apa yang paling lama pakai sepatu.

Jawabannya, ya kaki sribu karena mereka akan memakai sepatu sebanyak seribu buah.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2