1.000 Mangrove di Desa Pao, Upaya Warga Cegah Abrasi Sejak Dini

Klikhijau - Suara orang main domino di salah satu meja di warkop sekitaran Talasalang terus tiba di pendengaran saya. Berlomba dengan suara lagu yang diputar. Dan saya terus saja menatapi laptop. Menc...

1.000 Mangrove di Desa Pao, Upaya Warga Cegah Abrasi Sejak Dini
Bacakan Artikel

Klikhijau - Suara orang main domino di salah satu meja di warkop sekitaran Talasalang terus tiba di pendengaran saya. Berlomba dengan suara lagu yang diputar. Dan saya terus saja menatapi laptop. Mencari cara mengulas aktivitas warga di pesisir Desa Pao, Kecamatan Malangke Barat, Luwu Utara (Lutra)

Pada hari Kamis lalu, 5 September 2019, warga Desa Pao menunjukkan kecintaannya pada lingkungan, khususnya lingkungan pesisir dengan cara menanam mangrove.

Mangrove yang mereka tanam terbilang tidak sedikit, menyentuh angka seribu pohon. Penanaman itu bertujuan mencegah abrasi dan melestarikan mangrove.

[irp posts="430" name="Baru Dicanangkan, Jawi-Jawi Mangrove Mulai Intens Berkolaborasi"]

Seperti banyak kegiatan lainnya, harus ada yang menginisiasi. Maka penanaman mangrove tersebut pun demikian. Diinisiasi oleh Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan Wilayah Luwu Raya dan Dinas Perikanan Lutra.

Lestarikan mangrove

Aqidah Husain yang merupakan Kadis Perikanan Lutra melalui Kabid Pemberdayaan Nelayan, mengatakan, mangrove yang ditanam berfungsi sebagai penahan gelombang penyebab abrasi pantai, serta sebagai tempat berlindung dan berkembangbiak ikan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: