Waspada, Dampak Polusi Jauh Lebih Buruk dari yang Dibayangkan!

Klikhijau.com – Polusi, apa pun jenisnya telah lama dikaitkan dengan kesehatan. laporan akan dampak buruknya pada kesehatan telah menumpuk. Polusi udara misalnya, baik di luar dan maupun dalam ruan...

Waspada, Dampak Polusi Jauh Lebih Buruk dari yang Dibayangkan!
Bacakan Artikel

“Polusi udara, campuran partikel padat dan gas yang berbahaya, membahayakan kesehatan manusia di seluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 99% populasi dunia tinggal di tempat yang standar kualitas udaranya tidak terpenuhi,” tulis penulis penelitian.

Polusi suara dan cahaya mempengaruhi pola tidur, mendorong peradangan, dan meningkatkan tekanan darah serta penambahan berat badan. Panas ekstrem dapat menyebabkan dehidrasi, ketegangan kardiovaskular, dan gagal ginjal akut.

Jason Kovacic, Direktur dan CEO Victor Chang Cardiac Research Institute mengatakan, setiap tahun sekitar 20 juta orang di seluruh dunia meninggal karena penyakit kardiovaskular dan peran polutan semakin meningkat.

“Polutan telah mencapai seluruh penjuru dunia dan berdampak pada kita semua. Kita menyaksikan kebakaran hutan yang belum pernah terjadi sebelumnya, kenaikan suhu, kebisingan jalan raya dan polusi cahaya yang tidak dapat diterima di kota-kota kita, serta paparan bahan kimia beracun yang belum teruji di rumah kita,” katanya.

Kovacic juga mengungkapkan bahwa tubuh kita dibombardir dengan polutan dari segala sudut dan berdampak buruk pada kesehatan jantung kita. Bukti menunjukkan bahwa jumlah orang yang meninggal sebelum waktunya karena berbagai bentuk polusi ini jauh lebih tinggi dibandingkan yang diketahui saat ini.

Ancaman serius bagi kesehatan

Saat ini polusi menjadi ancaman serius terhadap kesehatan, misalnya pada penyakit jantung. Kovacic mengatakan, meskipun banyak dari mekanisme biologis ini diketahui, kita masih memiliki kesenjangan besar dalam pemahaman kita tentang hubungan antara polutan dan penyakit jantung.

“Ada ratusan ribu bahan kimia yang bahkan belum diuji keamanan atau toksisitasnya, apalagi dampaknya terhadap kesehatan kita. Kita juga perlu mengetahui apakah ada faktor risiko lain yang membuat orang lebih rentan, seperti kondisi yang sudah ada sebelumnya, faktor gaya hidup, atau tempat tinggal mereka,” urainya.

Sedangkan menurut para ilmuwan, di masa depan, masyarakat harus dites secara rutin untuk mengetahui paparan terhadap lebih banyak polutan, sama seperti anak-anak yang sekarang dites untuk mengetahui paparan timbal di AS.

“Tindakan segera diperlukan seiring dengan kemajuan perubahan iklim dan polusi yang menyusup ke udara yang kita hirup, air yang kita minum, makanan yang kita makan, dan tempat tinggal kita,” kata para peneliti.

Hal yang perlu segera dilakukan

Melihat dampak polusi begitu mengkhawatirkan, maka para peneliti menyerukan tindakan segera, seperti menerapkan desain perkotaan yang menyehatkan jantung, seperti meningkatkan tutupan pohon dan mendorong perjalanan aktif.

Para peneliti juga menyerukan diakhirinya subsidi pada industri bahan bakar fosil untuk berinvestasi pada energi terbarukan dan energi yang lebih ramah lingkungan .

Kampanye kesehatan masyarakat tentang bahaya polusi udara dan meningkatkan pendidikan kedokteran untuk mengatasi risiko kesehatan terkait polusi perlu diluncurkan sesegera mungkin.

Selain itu,  penelitian ini juga menganjurkan pemantauan polutan yang lebih baik, memahami dampaknya terhadap penyakit kardiovaskular, dan mengidentifikasi komunitas yang rentan.

Harapannya adalah dengan mengenali dan mengatasi bahaya-bahaya ini, masyarakat dapat mengurangi dampak buruk polusi terhadap kesehatan dalam skala global.

Dari Earth

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2