TN Taka Bonerate Bangun Kemitraan untuk Produksi Garam Lokal bagi Nelayan
Klikhijau.com – Taman Nasional (TN) Taka Bonerate Selayar merupakan kawasan yang dikelilingi gugusan pulau-pulau kecil dan menjadi pemilik atol ketiga terluas di dunia. TN Taka Bonerate memiliki poten...
Klikhijau.com – Taman Nasional (TN) Taka Bonerate Selayar merupakan kawasan yang dikelilingi gugusan pulau-pulau kecil dan menjadi pemilik atol ketiga terluas di dunia. TN Taka Bonerate memiliki potensi perikanan yang sangat besar yang membuat hampir seluruh masyarakat dalam kawasan memiliki mata pencarian sebagai nelayan.
Namun ada beberapa faktor yang menjadi pekerjaan rumah bagi teman-teman di lapangan. Diantaranya soal pengawetan ikan, mengingat akses yang jauh dari pusat ibu kota kabupaten.
Oleh sebab itu, perlu ada upaya yang untuk pengolahan/pengawetan hasil tangkapan agar bisa bertahan lama. Terlebih saat tiba musim dimana nelayan tidak bisa melaut karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Kebanyakan dari mereka juga mengawetkan hasil tangkapan dengan menggarami dan mengeringkannya.
Sementara itu, bahan baku garam yang dipasok dari luar provinsi seperti dari Flores-NTB dengan harga kisaran 130.000 - 150.000 rupiah/kg.
[irp]
Faat Rudhianto selaku kepala balai menyatakan bahwa selama ini nelayan di kawasan mengawetkan hasil tangkapan hanya mengandalkan es yang dibeli dari kapal pengangkut es (pang-es).
“Beberapa dari mereka juga mengawetkan dengan cara menggarami dan mengeringkannya. Teman-teman di lapangan harus mencarikan solusi untuk paling tidak bisa membuat garam di pulau. Di sini kan sudah dipenuhi air, hanya bagaimana caranya mengubah jadi garam,” ujar Faat.
Hal inilah yang kemudian menggerakkan Penyuluh Kehutanan melakukan upaya peningkatan kapasitas kepada kelompok masyarakat mitra TN Taka Bonerate sejak tahun 2018 yang lalu.
Bersama Kelompok Forum Peduli Laut Rajuni - Latondu yang turut menopang pelaksanaan role model Pengelolaan Akses Area Perikanan Berbasis Masyarakat Lokal, melaksanakan upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Harapannya, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya para anggota kelompok, dan masyarakat pada umumnya.