Tips Sukses Terapkan Green Ramadhan di Bulan Penuh Berkah

Klikhijau.com - Seperti sudah menjadi ciri khas selama puasa Ramadhan, aneka takjil atau hidangan berbuka puasa sering menghiasi meja makan. Belanja beraneka hidangan untuk takjil bahkan menjadi tr...

Tips Sukses Terapkan Green Ramadhan di Bulan Penuh Berkah
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Seperti sudah menjadi ciri khas selama puasa Ramadhan, aneka takjil atau hidangan berbuka puasa sering menghiasi meja makan.

Belanja beraneka hidangan untuk takjil bahkan menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Seolah mau balas dendam setelah sehari berpuasa.

Nah, berkaitan dengan belanja hidangan takjil atau kebutuhan sehari-hari, tidak jarang lupa bahwa upaya ramah lingkungan harus tetap diterapkan.

Sebuah situs Islam, ProductiveRamadan.com menyebutkan, terdapat 5 langkah untuk melakukan ramah lingkungan (green ramadhan) pada bulan Ramadhan. Penasaran apa saja? Mari simak lebih lanjut.

Tips green ramadhan

Pertama, membeli sayur-mayur dan buah-buahan yang dipanen petani setempat. Membeli hasil pertanian lokal, berarti sayur-mayur dan buah-buahan itu tidak perlu diangkut sejauh ribuan kilometer, jarak rata-rata yang ditempuh truk-truk pengantar hasil pertanian itu.

Berarti, semakin jauh perjalanan yang ditempuh, semakin besar emisi gas rumah kaca yang memicu pemanasan global.

Kedua, pertimbangkan untuk makan daging yang dijual dari tempat penjagalan, yang menyembelih hewan sesuai dengan hukum Islam atau yang punya sertifikat halal. Islam mengatur tentang cara pemeliharaan ternak yang kerap kali berlawanan dengan yang dilakukan oleh peternakan berskala besar.

Banyak peternakan milik pribadi, membiarkan ternaknya berkeliaran dan merumput secara bebas dan tidak menggunakan hormon pertumbuhan dan antibiotik, serta memenuhi ketentuan halal.

Ketiga, hindari penggunaan wadah yang terbuat dari styrofoam dan plastik, yang sehabis dipakai langsung dibuang. Wadah-wadah semacam itu tidak ramah lingkungan.

Bayangkan saja, orang Amerika membuang 25 miliar gelas plastik setahunnya. Saat buka puasa atau sahur lebih baik menghindari penggunaan wadah sekali pakai seperti botol minum sekali pakai, sedotan plastik, serta kantong plastik. Lebih baik untuk menggunakan wadah isi ulang yang dapat digunakan berkali-kali.

Warga Islam yang hidup di Amerika bahkan progresif mengurangi pemakaian energi selama bulan Ramadhan. Banyak cara dapat dilakukan, di antaranya, hanya menghidupkan pendingin ruangan jika berada di rumah, sehingga akan mengurangi emisi gas rumah kaca dan rekening listrik.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2