Tidak Mau Kecolongan, KLHK Perkuat Pengendalian Karhutla di Masa Pandemi
Klikhijau.com – Kabar buruk seolah menghentak di telinga saat dua perusahaan besar sedang asyik membakar hutan di tengah pandemi. Ini terjadi di Timur laut kawasan Ekosistem Lauser, Aceh Timur. Men...
Klikhijau.com – Kabar buruk seolah menghentak di telinga saat dua perusahaan besar sedang asyik membakar hutan di tengah pandemi. Ini terjadi di Timur laut kawasan Ekosistem Lauser, Aceh Timur.
Menurut laporan Rainforest Action Network (Dilansir Hijauku, 5 Mei 2020), pembakaran hutan di wilayah yang sangat penting bagi habitat terakhir gajah Sumatera yang tersisa di dunia itu terjadi pada April 2020 atau di tengah dunia sedang diguncang wabah.
Kejadian ini, tentu harus jadi pelajaran penting bagi semua pihak agar tidak meluas apalagi memasuki musim kemarau panjang. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saat ini sedang memperkuat berbagai upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), khususnya di Provinsi rawan.
Selain memperkuat kegiatan pencegahan mulai dari tingkat tapak, Menteri LHK Siti Nurbaya juga telah membentuk tim kerja pendampingan daerah rawan Karhutla. Tim ini diisi oleh jajaran Eselon I dan II, Staf Khusus Menteri, dan Tenaga Ahli Menteri lingkup KLHK yang akan memberikan dukungan serta pendampingan bagi tim Satgas di daerah.
[irp]
Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLHK, Karliansyah, memimpin rapat virtual pencegahan Karhutla di Sumatera Selatan, Rabu 6 Mei 2020.
''Situasi COVID-19 cukup memberi tantangan pada kerja lapangan, karenanya KLHK sangat membutuhkan kerjasama dari semua perangkat terkait di daerah agar tidak terjadi Karhutla, terutama di Sumatera Selatan yang termasuk daerah rawan,'' kata Karliansyah.