Tentang Hari Bumi Sedunia dan Fakta Historis di Baliknya

Klikhijau.com - Di Indonesia, Earth Day atau Hari Bumi mungkin kurang begitu populer seperti peringatan atau kampanye lingkungan lainnya. Bukan tanpa sebab, karena sosialisasi tentang hari lingkungan...

Tentang Hari Bumi Sedunia  dan Fakta Historis di Baliknya
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Di Indonesia, Earth Day atau Hari Bumi mungkin kurang begitu populer seperti peringatan atau kampanye lingkungan lainnya. Bukan tanpa sebab, karena sosialisasi tentang hari lingkungan hidup dan kehutanan hingga saat ini belum begitu luas dilakukan.

Saat ini bumi tengah menghadapi masalah lingkungan yang sangat serius. Berbagai masalah lingkungan, seperti perubahan iklim dunia, masalah limbah, kelangkaan air bersih, ledakan penduduk dan berkurangnya sumber daya alam.

Selain itu, kepunahan spesies, kerusakan habitat, aneka jenis polusi serta kemiskinan juga belum mendapatkan solusi yang tepat.

Kekhawatiran ini cukup wajar, sebab seluruh aktivitas di bumi ini seluruhnya bergantung kepada lingkungan. Oleh karena itu, kita bersama harus memikirkan cara untuk menjaga bumi dan makhluk hidup lainnya.

Sejarah Hari Bumi

Setiap 22 April, terdapat peringatan di seluruh dunia yang disebut Hari Bumi. Dalam catatan sejarah, peringatan hari ini pertama kali diselenggarakan pada 22 April 1970 di Amerika Serikat.

Penggagas kampanye untuk selalu menjaga bumi adalah Gaylord Nelson, senator dari Wisconsins sekaligus pengajar lingkungan hidup.

Ketika musim semi di belahan bumi utara dan musim gugur di belahan bumi selatan terjadi, pada tanggal 22 April 1970 sekitar 20 juta warga Amerika Serikat.

Mahasiswa turun ke jalan memenuhi sejumlah taman dan auditorium untuk melakukan kampanye kesehatan dan lingkungan hidup.

Dalam kegiatan kampanye ini, mereka berkumpul untuk menentang kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh saluran pembuangan yang buruk, serta banyaknya kepunahan flora.

Aksi ini diprakarsai oleh seorang politikus dan senator pertama yang menyerukan isu-isu lingkungan di Amerika Serikat, yaitu Gaylord Nelson.

Perlunya isu lingkungan dalam kurikulum perkuliahan

Sebelumnya, gagasan mengenai hari bumi telah disampaikan oleh Gaylord Nelson saat pidatonya di Seattle tahun 1969.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2