Tanpa Disadari Jendela Telah Berubah Jadi Kuburan Baru bagi Burung
Klikhijau.com – Masih pagi, beberapa hari lalu. Seekor burung sriti masuk ke rumah dan terperangkap di jendela. Burung jenis ini memang menyukai rumah—kerap dijadikan tempat untuk bersarang demi melan...
Klikhijau.com – Masih pagi, beberapa hari lalu. Seekor burung sriti masuk ke rumah dan terperangkap di jendela. Burung jenis ini memang menyukai rumah—kerap dijadikan tempat untuk bersarang demi melanjutkan generasinya.
Persoalan masuk rumah bukanlah hal mengagetkan karena hampir telah jadi “rutinitasnya”. Namun, yang mengagetkan dan memiriskan adalah ketika burung tersebut hendak keluar. Ia kerap terjebak di jendela kaca.
Ketika burung sriti yang masuk ke rumah itu hendak keluar, ia tidak bisa karena terjebak di jendela kaca. Sebelum rumah berganti jendela dari kayu ke kaca. Tidak pernah ditemukan seekor burung terjebak di dalam rumah, tidak pernah.
Burung sriti yang terjebak di jendela rumah bukanlah pertama kalinya, tapi telah berulang kali. Bukan hanya jenis burung sriti, tapi juga burung yang lain.
[irp]
Kaca bening di rumah atau bahkan kaca mobil atau pesawat memang kerap jadi jebakan batman bagi satwa burung.
Banyak burung yang mati karena menabrak kaca secara tidak sengaja atau terjebak di dalamnya. Perihal jendela kaca sebagai pembunuh burung ini diulas dalam buku Dr. Daniel Klem Jr yang berjudul Solid Air: Invisible Killer- Saving Billions of Birds from Windows
Dr. Daniel Klem Jr adalah seorang Profesor Acopian Ornitologi dan Biologi Konservasi di Muhlenberg College.
Menurut penelitian Dr. Klem, sebagaimana dilansir dari Earth bahwa perumahan dan bangunan komersial bertingkat rendah telah berkontribusi paling besar terhadap kematian burung. Dikarenakan oleh tabrakan di jendela.
Dr. Klem mengklaim secara keseluruhan, di Amerika Serikat saja antara 100 juta dan satu miliar burung mati setiap tahun karena menabrak ke jendela.
Jendela berkaca bening, telah menjadi kuburan burung. Sebenarnya tidak hanya jendela saja, tetapi juga tabrakan dengan mobil hingga kucing rumahan, polusi, dan spesies invasif. Burung seperti banyak hewan lain menderita karena tindakan kita—manusia.
[irp]