Menularkan Spirit Hidup Hijau Versi penuh
Sastra Hijau

Tanda Tangan Lumpur

Luka Panjang Kali Lebar   di atas heli yang meraung suka duka kau menabur beras ke tanah lumpur berharap padi segera tumbuh dan kehidupan berlanjut lalu semua bertepuk tangan kau tahuk...

Oleh Irhyl R Makkatutu 14 Dec 2025 14:44 2 menit baca

Luka Panjang Kali Lebar

  di atas heli yang meraung suka duka kau menabur beras ke tanah lumpur berharap padi segera tumbuh dan kehidupan berlanjut lalu semua bertepuk tangan kau tahukan, tak ada air mata duka kering oleh tepuk tangan tak ada hiburan bagi kehilangan tak ada napas pada beras bercampur lumpur kehidupan tumbuh dari harapan bukan dari tepuk tangan kan? hutan hilang dari mata dan pikiranmu berubah investasi dan dan masa nanti investasi duka dan jerit luka panjang kali lebar 2025 [irp]

Tanda Tangan Lumpur

  pada pelukan yang selepas subuh itu tubuhmu menjadi batu asah--kacima' mengundang semua hujan tumpah di mataku aku mencium aroma lumpur dari tubuhmu itu dikirim sebuah tanda tangan dari jauh ---nalimbang dolangang--- di atasmu, lumpur dipanaskan semua elakan kayu yang mengubah sungai jadi gudang sebagai bahan bakarnya dan wajahku diolesi arang oleh tanda tanda tangan itu. subuh pergi dan luka tiba bersarang dalam dada Kindang, 2025

Jadi Pekat Malam

  aku ingin ingin jadi kunang-kunang, katamu sembunyi dalam cahaya matamu yang ngantuk itu, lanjutmu aku menatapmu, dan semua menjadi harapan jadi apa pun kamu, aku adalah pohon-pohon tempat semua denyut mengakar air dari rindu langit, tumpah ke dalam tubuhku aku menyimpannya, agar kerlipmu tak disapu bah jika kau jadi kunang-kunang. biarlah aku jadi pekat malam akan kumatikan semua lampu dan cahaya, bahkan dari mata ngantukku itu Kindang, 2025
Topik terkait
#puisi #hutan #puisi lingkungan #puisi ekologi #tanda tangan #lumpur