Sanggar Seni Budaya Alfarabi Bulukumba Hadirkan “Eppa Sulapa - Tanah Tubuh dan Krisis Pangan”
Klikhijau.com - Sanggar Seni Budaya Alfarabi Bulukumba menghadirkan karya pertunjukan berjudul “Eppa Sulapa - Tanah Tubuh dan Krisis Pangan” di panggung Jonk Bataks Art Festival #12 yang berlangsung d...
Klikhijau.com - Sanggar Seni Budaya Alfarabi Bulukumba menghadirkan karya pertunjukan berjudul “Eppa Sulapa - Tanah Tubuh dan Krisis Pangan” di panggung Jonk Bataks Art Festival #12 yang berlangsung di Taman Budaya Kota Medan.
Pertunjukan ini memadukan instalasi art dan performing art, menghadirkan tafsir artistik tentang keterhubungan manusia, tanah, dan krisis pangan yang kini melanda banyak wilayah di dunia.
Karya “Eppa Sulapa - Tanah Tubuh dan Krisis Pangan” menyoroti relasi tubuh manusia dengan tanah sebagai sumber kehidupan sekaligus menggugat cara kita memandang pangan sebagai komoditas, bukan lagi anugerah ekologis.
Melalui perpaduan gerak tubuh, visual, dan elemen bunyi, karya ini menciptakan ruang kontemplatif di mana penonton diajak merasakan denyut bumi dan ketegangan antara kebutuhan, eksploitasi, dan keberlanjutan.
[irp]
“Kami ingin mengajak penonton merenungkan kembali hubungan tubuh dan tanah, bukan sekadar dalam konteks pangan, tetapi sebagai kesatuan eksistensial,” ujar Ichdar Yeneng selaku Sutradara atau Konseptor, perwakilan Sanggar Seni Budaya Alfarabi Bulukumba.
Instalasi yang menjadi bagian integral pertunjukan menampilkan material organik seperti tanah, air, benih, serta media visual yang menggambarkan siklus hidup dan kerusakan ekologis. Dengan mengaburkan batas antara panggung dan ruang instalasi, penonton diajak masuk ke dalam pengalaman multisensori yang menggugah kesadaran.
[caption id="attachment_34456" align="aligncenter" width="1280"] Sanggar Seni Budaya Alfarabi Bulukumba Hadirkan “Eppa Sulapa - Tanah Tubuh dan Krisis Pangan” -foto/Ist[/caption]