Tafsir Hujan

Klikhijau.com - Saya sudah nyaris bisa mendengar nyanyian rumput-rumput liar dan alunan merdunya musik dedaunan yang diterpa tetesan air hujan. Ini mungkin karena saya larut kenangan masa kecil. In...

Tafsir Hujan
Bacakan Artikel
Wahdyuddin Yunus

Pendiri Jurnal Warung Kopi yang aktif sebagai pemerhati lingkungan sekaligus pegiat seni

Namun ada gurat optimisme bagi manusia pendamba kebaikan.  Setiap celah yang terbasahi oleh air hujan, mustahil oleh Sang Maha Kaya lengah untuk membagi rezeki pada setiap ciptaan-Nya.

Hujan beberapa kali datang tanpa penanda, pergi dengan diam-diam. Malu pada matahari, rapuh pada mata hati. Tapi apa boleh buat, para pecinta ekologi tentu masih ingat dengan pesan Nabi Nuh untuk dunia yang stabil, subur dan sehat.

Jika tak ada ‘kanal kesadaran' rasa-rasanya ke depan, hujan akan tetap melucuti ego manusia, walau harus  melucuti basah di ujung mimpi.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2