Studi: Krisis Iklim Harus Direspons seperti Pandemi Covid-19

Klikhijau.com – Pada bulan November mendatang, akan berlangsung konferensi COP26  di Glasgow, Inggris. Banyak hal telah dilakukan untuk menyambut konferensi tersebut. Semisal yang dilakukan para pe...

Studi: Krisis Iklim Harus Direspons seperti Pandemi Covid-19
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Pada bulan November mendatang, akan berlangsung konferensi COP26  di Glasgow, Inggris. Banyak hal telah dilakukan untuk menyambut konferensi tersebut.

Semisal yang dilakukan para peneliti dari Pusat Keadilan Iklim di Universitas Glasgow Caledonian di Skotlandia. Penelitian  itu bekerja sama dengan Aliansi Keadilan Iklim Pan-Afrika dan mitra akademis di Afrika.

Mereka telah merilis sebuah laporan yang  merekomendasikan pemerintah secara teratur untuk meninjau dan melaporkan kasus kematian dan kerusakan yang disebabkan oleh dampak krisis iklim.

Para peneliti berpendapat, pendekatan tersebut harus mencerminkan data waktu yang  tepat dan dikeluarkan selama pandemi.

Karena hal itu dapat membantu orang-orang mengenali urgensi situasi terkait krisis iklim. Sehingga  mendapatkan gambaran nyata tentang dampak buruk dari pemanasan global.

Proyek penelitian itu berlangsung selama empat bulan. Mereka meninjau literatur dan menyusun studi kasus dari negara-negara Afrika.

Mereka melakukannya dengan dua cara, yakni melalui survei online dan wawancara semi-terstruktur dengan menggunakan organisasi sektor ketiga di delapan negara berbeda.

Dari hasil studi itulah, mereka kemudian menyusun laporan mereka.  Tujuan dari penelitian tersebut untuk menyoroti tantangan, peluang, dan rekomendasi utama untuk aksi iklim.

Selain itu, juga untuk implementasi Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDC) selama pandemi Covid-19 dan krisis di masa depan.

Laporan tersebut menyoroti kebutuhan penting untuk mengintegrasikanpemulihan Covid-19 dengan aksi iklim.

Tidak dapat dilakukan terpisah

Para peneliti itu menekankan, pandemi dan darurat iklim tidak dapat ditangani sebagai krisis yang terpisah. Karena ada bukti bahwa pandemi tidak hanya menahan tindakan yang sangat dibutuhkan untuk menghentikan dan mulai membalikkan pemanasan global.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2