SMAN 1 Driyorejo Perkuat Edukasi Bahaya Mikroplastik

Klikhijau.com – Ada hal menarik dalam kesadaran lingkungan generasi muda Indonesia, khususnya pelajar. Meski sebagian besar dari mereka memahami ancaman kesehatan akibat mikroplastik. Namun, faktanya ...

SMAN 1 Driyorejo Perkuat Edukasi Bahaya Mikroplastik
Bacakan Artikel

Koordinator Tim JAYCA SMAN 1 Driyorejo, Krisna Wahyu Sahaja, menegaskan untuk mengubah perilaku Gen Z dalam menolak plastik sekali pakai, kita harus mulai dari edukasi tentang bahaya mikroplastik.

“Sebagai pelopor, kita harus memberikan contoh dengan membawa tumbler pribadi dan melakukannya secara konsisten," katanya.

Dari Riset Menuju Kebijakan Sekolah

Temuan dan kampanye siswa kemudian menjadi dasar bagi sekolah untuk mengambil langkah lebih jauh – tidak hanya memberikan arahan, tetapi menetapkan kebijakan baru. Program ini tidak hanya sebatas ajakan, melainkan melibatkan siswa dalam tiga kegiatan utama, yakni  penelitian mikroplastik di area sekolah, pembuatan konten edukasi dengan bantuan kecerdasan buatan (AI), kampanye digital untuk membangun budaya penggunaan wadah guna ulang.

"Setelah Hari Raya Idul Fitri, SMAN 1 Driyorejo akan menyatakan diri sebagai Zero Plastic School atau Sekolah Bebas Plastik. Kami akan beralih ke wadah makan dan minum yang dapat digunakan kembali serta menghilangkan kantong plastik di lingkungan sekolah, khususnya di kantin," ujar Alif Hanifah.

"Gerakan ini diharapkan menjadi contoh bahwa sekolah bisa menjadi titik awal perubahan – di mana kesadaran tidak hanya sebatas pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam kebijakan dan kebiasaan sehari-hari," pungkas Alif.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2