Serentak Bergerak Wujudkan Pendidikan Lingkungan bagi Anak

Klikhijau.com –  “Ayo, Om, kita ke Tanda Baca ambil botol plastik!” ajak Sahira, ponakan saya yang baru berumur 6 tahun. “Untuk apa?” “Saya mau buat mobil-mobil daur ulang,” jawabnya Saya ter...

Serentak Bergerak Wujudkan  Pendidikan Lingkungan bagi Anak
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com –  “Ayo, Om, kita ke Tanda Baca ambil botol plastik!” ajak Sahira, ponakan saya yang baru berumur 6 tahun.

“Untuk apa?”

“Saya mau buat mobil-mobil daur ulang,” jawabnya

Saya tercengang, darimana ia dapat kata daur ulang tersebut. Setelah saya telusuri. Rupayanya ia dapat kata itu dari televisi. Ia baru saja menonton film kartun yang membuat mobil-mobilan dari botol plastik.

[irp]

Sahira, tahun ini akan menamatkan sekolahnya di Taman Kanak-Kanak (TK). Ia akan menjadi harapan bagi bangsa ini. Termasuk dalam hal penyelamatan dan pelestarian lingkungan hidup bersama jutaan anak Indonesia lainnya.

Suatu hari, di sekolahnya. Gurunya memberi tugas menempeli gambar dengan daun pisang kering. Ia sangat antusias mengerjakan tugas itu. Namun, tentu ia tak tahu bahwa penggunaan media daun pisang untuk menghiasi gambarnya adalah tindakan yang ramah lingkungan.

Anak-anak seusianya dan bahkan yang lebih tua darinya. Butuh bimbingan dan pendidikan lingkungan. Sangat penting merasukkan kesadaran dalam diri anak-anak akan pentingnya peran lingkungan dan memeliharanya .

Karena itu, demi mencegah terjadinya kerusakan lingkungan di masa mendatang yang lebih parah. Ada satu hal yang perlu gencar dilakukan, yakni pendidikan lingkungan.

Tantangan semakin kompleks

Tantangan kerusakan lingkungan ke depan akan semakin kompleks dan ‘barbar’. Maka harapan penyelamatannya akan bergantung pada generasi mendatang (anak-anak). Mereka memiliki peluang yang besar menyelamatkannya sekaligus semakin merusaknya.

Jadi, rasanya sangat perlu pendidikan lingkungan menjadi agenda penting bagi anak. Sebab pendidikan lingkungan memiliki peran yang tidak kecil bagi kelangsungan hidup makhluk hidup, termasuk kita, manusia.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2