Semakin Banyak Vegetasi di Daerah Perkotaan, Perilaku Kesehatan Anak Lebih Baik

Klikhijau.com – Semakin banyak vegetasi di daerah perkotaan akan lebih baik bagi kesehatan anak. Vegetasi sendiri merupakan kumpulan dari beberapa jenis tumbuhan. Vegetasi adalah sekelompok  tumbuh...

Semakin Banyak Vegetasi di Daerah Perkotaan, Perilaku Kesehatan Anak Lebih Baik
Bacakan Artikel

Mereka juga mengumpulkan informasi tentang  kebiasaan sehat anak-anak , termasuk jumlah total waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas fisik sedang hingga berat, aktivitas fisik di luar jam sekolah, transportasi aktif (berjalan, bersepeda, dll.) dan aktivitas menetap, serta durasi tidur. Sebuah model multiple-exposure dikembangkan menggunakan data ini.

Temuan studi ISGlobal

Studi dari ISGlobal itu  menemukan, transportasi aktif meningkat. Selain itu, waktu yang dihabiskan untuk melakukan aktivitas menetap berkurang. Terutama di tempat-tempat di mana anak-anak terpapar lebih banyak ruang hijau.

Hal lain yang ditemukan adalah, kedekatan dengan jalan utama dikaitkan dengan durasi tidur yang lebih pendek (rata-rata 4,80 menit lebih sedikit per malam).

“Temuan kami memiliki implikasi untuk kebijakan perencanaan kota,” kata Martine Vrijheid, kepala
program Anak dan Lingkungan ISGlobal  dan penulis terakhir studi tersebut.

Menurutnya intervensi kesehatan masyarakat. Lebih cenderung berfokus pada mempengaruhi perilaku individu daripada menangani determinan sistem yang lebih luas. Khususnya yang mendorong perilaku ini dan memperlebar ketidaksetaraan kesehatan.

“Bukti kami memperkuat kebutuhan untuk  memprioritaskan desain perkotaan. Tujuannya untuk meningkatkan perilaku kesehatan pada anak-anak. Juga mencegah kesehatan yang buruk pada orang dewasa.”

Ia juga menuturkan, salah satu strategi tersebut harus meningkatkan jumlah ruang hijau dan jumlah vegetasi di jalan-jalan.

“Kami membutuhkan penelitian lebih lanjut  yang mencakup indikator perkotaan lain yang mungkin relevan untuk perilaku anak-anak dan remaja, seperti zona pejalan kaki dan fasilitas olahraga (misalnya, meja pingpong, lapangan voli, dll.). Dan yang melihat lebih banyak negara dan area yang kurang dipelajari untuk menilai lebih baik bagaimana perubahan lingkungan perkotaan memengaruhi gaya hidup masyarakat,” tambahnya.

Sebagian besar anak-anak yang termasuk dalam penelitian (63,6%) tidak memenuhi  rekomendasi saat ini dari Organisasi Kesehatan Dunia  (WHO) untuk aktivitas fisik sedang hingga berat (setidaknya 60 menit per hari) dan 58,6% menghabiskan lebih dari dua jam per hari menonton televisi atau bermain komputer atau video game.

Selain itu, transportasi aktif rendah, dengan anak-anak menghabiskan rata-rata 6,9 menit per hari perjalanan dari rumah ke sekolah.

Sumber: Newswise

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2