Sejarah dan Manfaat Umbi Bunga Dahlia yang Menarik Diketahui

Klikhijau.com – Bunga dahlia (Dahlia sp. L) yang dikagumi karena keindahan bunganya, ternyata menyimpan manfaat istimewa. Yah, Dahlia yang kembangnya beragam warna seperti putih, merah, ungu, kuning,...

Sejarah dan Manfaat Umbi Bunga Dahlia yang Menarik Diketahui
Bacakan Artikel

Bangsa Aztec menamakannya cocoxochitl yang berarti "tongkat air" mungkin karena batangnya berongga dan berair. Bangsa Aztec mmanfaatkannya untuk mengobati epilepsi.

Pentingnya Dahlia untuk suku bangsa Aztec diperlihatkan pula dengan adanya desain bunga ini di pakaian para bangsawan Aztec.

Bunga dahlia berwarna merah cabai dikaitkan dengan "Tuhan dari waktu fajar" bangsa Aztec yang benama Tiahuizcalpanteuctli (Whitley, 1985).

Mereka menyebut bunga ini acoctli dalam bahasa Meksiko, dan mulai mengoleksi dahlia di Spanyol. Pusat penyebaran Dahlia adalah pegunungan dan daerah aliran lava di selatan Meksiko (Whitley, 1985).

Sekarang, Dahlia adalah bunga nasional Meksiko tempat ia ditemukan oleh bangsa Indian Aztec untuk pertama kalinya. Di Eropa, budidaya Dahlia dimulai tahun 1789.

Dari Royal Botanical Garden di Madrid Spanyol, dahlia pun menyebar ke seluruh Eropa barat. Dengan bunga yang beraneka bentuk, ukuran dan warna.

Riwayat kultivasi Dahlia mengisahkan bahwa para ahli botani Spanyol yang dibawa ke Meksiko menemukan Dahlia seperti yang kita kenal saat ini sebagai Dahlia pohon dengan kelopak bunga tunggal. Hibridisasi tanaman ini dimulai pada awal abad ke-18, sejak itulah terdapat Dahlia berkelopak ganda.

Kini, telah dikenal sampai ribuan kultivar Dahlia dengan aneka jenis, ukuran dan warna bunga unik. Setelah lebih dari 200 tahun kultivasi, proses pemuliaan selektif dan hibridisasi, sudah menghasilkan hampir 50,000 nama varietas bunga Dahlia. Spesies Dahlia di Indonesia umumnya adalah spesies dari seksi Entemophyllon dan Dahlia berbatang herbaceous.

Profesor Saryono menemukan satu jenis Dahlia pohon (D. Imperialis) yang tumbuh di dataran tinggi Brastagi Sumatra Utara dan Ciwidey serta Puncak Cianjur Jawa Barat. Tinggi dahlia pohon di alam liar dapat mencapai 6 meter dengan bunga berkelopak tunggal.

Di Indonesia, perkembangan Dahlia dimulai dengan didatangkannya ke Jawa Barat dari Negeri Belanda pada masa penjajahan pada abad ke-18 atau 19 kemudian menyebar ke Sumatra. Penyebaran ini mungkin karena campur tangan manusia yang berpindah tempat.

Manfaat umbi bunga dahlia

Inulin pada umbi bunga dahlia memiliki ragam manfaat, diantaranya menjadi pengganti lemak dan gula pada produk makanan. Inulin juga bisa digunakan sebagai bahan utama pembuatan sirup fruktosa.

Di bidang farmasi, inulin dimanfaatkan sebagai uji fungsi ginjal. Pada usus besar, inulin akan difermentasi menjadi asam-asam lemak rantai pendek dan beberapa mikroflora spesifik menghasilkan asam laktat.

Ini memicu terjadinya penurunan pH kolon sehingga pertumbuhan bakteri patogen terhambat. Mekanisme ini berdampak positif terhadap peningkatan kekebalan tubuh.

Asam laktat yang dihasilkan juga merangsang gerak peristaltik usus sehingga mencegah konstipasi dan meningkatkan penyerapan kalsium untuk mengatasi terjadinya osteoporosis.

Demi memperoleh manfaat dari umbi tanaman ini, inulin dahlia telah dijadikan bahan campuran dalam ragam produk susu. Manfaat peningkatan kekebalan tubuh lebih diarahkan untuk anak-anak,sedangkan mencegah osteoporosis ditujukan bagi wanita usia menopause.

Inulin juga dapat digunakan untuk pengayaan (enrichment) produk makanan, seperti es krim, jeli, cake dan cookies, bubur bayi, dan masih banyak contoh lainnya.

Perbanyakan bunga dahlia

Bila tertarik melakukan budidaya, bunga Dahlia dapat dikembangkan dengan tiga cara, yaitu perbanyakan generatif dengan benih, perbanyakan vegetatif dengan umbi dan perbanyakan vegetatif dengan setek.

Kini, telah dikembangkan pula metode perbanyakan dengan kultur jaringan. Berdasarkan jenis bunganya, terdapat lebih dari 12 jenis dan telah dikembangkan ratusan macam untuk tujuan bunga potong dan tanaman pot. Tak sedikit orang yang menanam bunga Dahlia karena daya pikat yang ada pada kembangnya.

Umbi dahlia dapat dipanen pada saat tanaman berumur minimal tujuh bulan setelah tanam. Dahlia jenis kaktus, berumbi besar, dapat menghasilkan lebih dari 25 ton umbi segar per hektar.

Pada prinsipnya, semua jenis umbi dahlia mengandung inulin, tetapi kadar dan sifatnya bervariasi. Lima jenis umbi dahlia dari daerah Cianjur, Jawa Barat, telah dikaji potensi dan karakteristik inulinnya (Widowati, dkk, 2005).

Menurut Saryono (2000), umbi dahlia kering mengandung inulin 65%-75% dari total karbohidrat yang ada di dalamnya. Penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Toni (1992) melaporkan bahwa umbi dahlia mengandung 65% inulin.

Hasil pengamatan di lapangan, setiap jenis Dahlia menghasilkan jumlah umbi yang berbeda dengan kandungan inulin yang berbeda pula. Namun, sampai saat ini belum ada penelitian yang melaporkan tentang kandungan inulin dari setiap jenis dahlia yang tumbuh di Indonesia.

Sebagai bahan prebiotik, inulin memberikan manfaat yang penting karena sifat mengikat air dari beberapa polisakarida penting dalam mempertahankan air di dalam lambung.

Bila tertarik menanam bunga Dahlia, Anda dapat membaca trik dan panduannya di Artikel ini! Betapa pun juga, tanaman ini juga sangat baik diperlihara sebagai tanaman hias di pekarangan rumah.

Inulin juga banyak dimanfaatkan oleh industri pangan dalam memproduksi makanan ringan yang biasa dikonsumsi dan disukai oleh anak-anak dan remaja.

Manfaat lain dari bunga dahlia antara lain menghindar penumpukan kolestrol, mengatasi obesitas, melancarkan pencernaan, menurunkan tekanan darah hingga mencegah kanker usus.

Jadi, tak ada salahnya menanam bunga dahlia karena memang kaya manfaat untuk kesehatan.

Referensi:


  • Dr. SARYONO, Msi, Pidato Pengukuhan Guru Besar dalam bidang Biokimia, Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Riau berjudul “Dahlia Tanaman Multi Manfaat: Indah Dlpandang, Manis di Lidah dan Sehat di Badan”. 2009.

  • Artikel S Widowati dalam Jurnalpangan.com tentang Bunga Dahlia yang terbit 2007.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2