Rukka Sombolinggi Minta Paus Fransiskus Bebaskan Masyarakat dari Penindasan

Klikhijau.com - Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Rukka Sombolinggi, secara terbuka meminta bantuan kepada Paus Fransiskus yang sedang melakukan kunjungan apostolik ke Indo...

Rukka Sombolinggi Minta Paus Fransiskus Bebaskan Masyarakat dari Penindasan
Bacakan Artikel

Selain meminta dukungan Paus terhadap pemerintah, Rukka juga menyoroti keterlibatan beberapa institusi gereja di Indonesia dalam perampasan wilayah adat. Salah satu contoh yang disebutkannya adalah Keuskupan Maumere dan Larantuka di Nusa Tenggara Timur, yang diduga telah merampas tanah adat milik suku Soge Natarmage dan suku Goban Runut di Kabupaten Sikka, serta suku Tukan di Kabupaten Flores Timur.

Rukka menyebutkan bahwa tanah adat seluas 218 hektar yang dirampas oleh Keuskupan Larantuka saat ini menjadi isu besar di kalangan masyarakat adat setempat, yang hingga kini masih berjuang untuk mendapatkan kembali hak mereka.

Dukungan Paus Fransiskus untuk Masyarakat Adat di Dunia

Paus Fransiskus dikenal sebagai pendukung kuat masyarakat adat di seluruh dunia. Pada pertemuan Global Indigenous Peoples Forum di Roma, Paus menyerukan agar pemerintah dan masyarakat internasional menghormati budaya, martabat, dan hak-hak masyarakat adat. Ia juga menekankan peran penting mereka dalam menghadapi krisis lingkungan global.

Pada 2022, Paus Fransiskus juga meminta maaf kepada masyarakat adat di Kanada atas peran Gereja Katolik dalam asimilasi paksa anak-anak masyarakat adat di sekolah-sekolah perumahan. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai "kejahatan tercela" yang harus diakui dan diperbaiki.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia diharapkan menjadi titik balik dalam penanganan kasus-kasus penindasan terhadap masyarakat adat di Tanah Air.

Dukungan Paus yang konsisten terhadap hak-hak masyarakat adat di berbagai negara memberikan harapan besar bagi masyarakat adat Indonesia. Namun, keberhasilan perjuangan ini bergantung pada langkah konkret pemerintah Indonesia dalam menegakkan hak-hak masyarakat adat sesuai dengan mandat konstitusi.

Paus Fransiskus diharapkan dapat menyuarakan keprihatinannya terhadap situasi ini, serta memberikan tekanan kepada pihak-pihak terkait untuk menghentikan segala bentuk penindasan, perampasan lahan, dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap masyarakat adat di Indonesia.

 

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2