WWF Temukan Jumlah Satwa Liar Telah Menurun 73% dalam Setengah Abad

Klikhijau.com – Populasi satwa liar berada di tepi jurang yang nganga. Bagaimana tidak, dalam setengah abad populasi satwa liar di Bumi telah menurun rata-rata hingga 73 persen. Data tersebut dikel...

WWF Temukan Jumlah Satwa Liar Telah Menurun 73% dalam Setengah Abad
Bacakan Artikel

Ia juga mengungkpan bahwa hal itu akan berdampak pada pertanian di seluruh dunia, dan akan membuat perubahan iklim yang tak terkendali menjadi mustahil dihindari karena sejumlah besar karbon dilepaskan dan kemampuan untuk menyerapnya pun hilang.

Data untuk laporan WWF berisi hampir 35.000 tren populasi dari hampir 5.500 burung , reptil, ikan, dan amfibi di seluruh dunia, demikian laporan The Guardian.

Laporan ini dirilis beberapa hari sebelum Konferensi Keanekaragaman Hayati COP16 PBB, yang dimulai pada tanggal 21 Oktober dan berlangsung hingga tanggal 1 November di Cali, Kolombia. Ini akan menjadi pertama kalinya negara-negara bersatu sejak kesepakatan dicapai mengenai serangkaian tujuan internasional untuk menghentikan penurunan keanekaragaman hayati global.

“Kita harus mendengarkan ilmu pengetahuan dan mengambil tindakan untuk menghindari keruntuhan,” kata Muhamad.

Ia menambahkan, dunia sedang menyaksikan pemutihan massal terumbu karang , hilangnya hutan tropis, runtuhnya lapisan es di kutub, dan perubahan serius pada siklus air, fondasi kehidupan di planet kita.

Seiring meluasnya pertanian di seluruh dunia, perubahan penggunaan lahan menjadi pendorong paling signifikan terhadap menurunnya populasi satwa liar.

“Data yang kami miliki menunjukkan bahwa hilangnya habitat alami disebabkan oleh fragmentasi habitat alami. Apa yang kami lihat melalui angka-angka tersebut merupakan indikator perubahan yang lebih mendalam yang sedang terjadi di ekosistem alami kita … ekosistem tersebut kehilangan ketahanannya terhadap guncangan dan perubahan eksternal. Kita sekarang menimpakan perubahan iklim pada habitat yang telah terdegradasi ini,” kata Barrett.

“Saya telah terlibat dalam penulisan laporan ini selama 10 tahun dan, dalam penulisan laporan ini, itu sulit. Saya terkejut,” tutupnya.

Dari Ecowatch

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2