Waspada Kanker Ginjal, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

Klikhijau.com - Tentu akan mengagetkan jika orang yang terlihat segar bugar tiba-tiba saja divonis menderita sakit oleh dokter, semisal kanker ginjal. Apalagi penyakitnya itu sudah berada pada tingkat...

Waspada Kanker Ginjal, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Tentu akan mengagetkan jika orang yang terlihat segar bugar tiba-tiba saja divonis menderita sakit oleh dokter, semisal kanker ginjal. Apalagi penyakitnya itu sudah berada pada tingkat stadium tinggi.

Begitulah yang dialami penyanyi muda berbakat Vidi Aldiano didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3.

Menurut National Kidney Foundation, kanker ginjal adalah sebuah penyakit yang menyerang bagian ginjal. Ini terjadi saat perkembangan sel-sel sehat di salah satu atau kedua ginjal tidak terkontrol.

Akibat yang timbul dari kondisi ini adalah munculnya benjolan yang biasa disebut tumor.

Faktor-faktor yang bisa meningkatkan risiko kanker ginjal adalah rokok, tekanan darah tinggi, obesitas, kelainan gen, dan kanker ginjal turunan.

Beberapa penelitian bahkan mengaitkan penggunaan NSAID seperti ibuprofen dan naproxen dengan peningkatan risiko kanker ginjal hingga 51%.

Umumnya, karsinoma sel renal adalah jenis kanker ginjal yang paling sering terjadi pada orang dewasa.

Kanker ini umumnya hanya menetap di ginjal. Tetapi, bisa juga menyebar ke organ penting lainnya, seperti paru-paru dan otak.

Lalu bagaimana Anda mengetahui bila penyakit ganas ini sudah menggerogoti tubuh? Jika mengalami sejumlah gejala berikut ini, sebaiknya Anda waspada.

# Sakit pada punggung atau pinggang

Umumnya, nyeri pada area punggung bawah dan pinggang terjadi apabila tumor telah membesar. Selain itu, tumor tersebut juga menekan jaringan di sekitarnya.

Pada kanker ginjal, nyeri atau sakit sifatnya menetap dan terus-menerus. Berbeda dengan penyakit batu ginjal atau infeksi saluran kemih di mana nyeri biasanya hilang-timbul.

# Merasa lemas dan lelah berkepanjangan

Perdarahan yang diketahui maupun tidak di saluran kemih akan membuat tubuh kekurangan darah secara perlahan. Ini akan membuat darah tidak memiliki sel darah merah sehat yang cukup.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2