Universitas Pakuan dan Belantara Perkuat Literasi Biodiversitas Siswa SMA di Bogor

Klikhijau.com - Indonesia dikenal sebagai Megabiodiversity Country, yaitu salah satu negara di dunia yang memiliki kekayaan biodiversitas atau keanekaragaman hayati (kehati) sangat tinggi. Sebagai sal...

Universitas Pakuan dan Belantara Perkuat Literasi Biodiversitas Siswa SMA di Bogor
Bacakan Artikel

Hal ini salah satunya disebabkan oleh ketidak-konsistenan materi pembelajaran dan buku referensi yang digunakan di dalam kelas. Selain itu, lemahnya pemahaman siswa disebabkan oleh kurangnya konten ekologi dalam bahan ajar, karena banyak tenaga pendidik kesulitan menghubungkan konsep teoretis dengan contoh kehidupan nyata yang relevan dengan pengalaman siswa.

Menurut Dolly, keanekaragaman hayati di Indonesia, yang menjadi sumber plasma nutfah dalam pengembangan industri di berbagai sektor, mulai dari sektor pertanian dan perikanan hingga ke sektor industri makanan dan obat-obatan, merupakan aset bangsa yang tak ternilai.

“Melalui edukasi peningkatan literasi keanekaragaman hayati yang ditujukan bagi siswa sekolah, kami berharap masyarakat khususnya siswa sekolah sebagai penerus generasi, semakin sadar dan paham akan pentingnya keanekaragaman hayati dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan di berbagai sektor tadi,” jelasnya.

Dolly, yang juga sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pakuan, menegaskan perlu adanya pengembangan dan inovasi untuk meningkatkan strategi dan sumber daya pendidikan untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam tentang keanekaragaman hayati pada siswa sekolah menengah atas di Indonesia.

Pada waktu yang sama, Kepala SMAN 1 Sukaraja Kabupaten Bogor, Dra. Hj. Emi Rosmiami, M.Pd., saat memberikan sambutan mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik dan mendukung penuh pada kegiatan PKM yang digagas oleh Universitas Pakuan bersama Belantara Foundation.

Saat ini tercatat terdapat 1.080 orang siswa dan 55 orang guru di SMA Negeri 1 Sukaraja, yang mana pengetahuan tentang kehati Indonesia didapatkan oleh siswa melalui Mata Pelajaran Biologi dan Geografi. Dengan waktu pengajaran yang terbatas yaitu pada jadwal yang telah ditetapkan serta sistem pembelajaran yang masih konvensional dalam hal metode tatap muka, ceramah, serta penggunaan buku teks maka dibutuhkan sebuah inovasi sistem pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif guna untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang kehati.

Emi menjelaskan bahwa saat ini sedang mengajak dan menggalakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup bagi siswa dan guru di sekolahnya. Kegiatan PKM ini selaras dengan komitmen kami sebagai sekolah Adiwiyata dan merupakan implementasi dari Visi SMAN 1 Sukaraja yaitu mewujudkan sekolah yang berprestasi berlandaskan iman dan taqwa, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta berwawasan lingkungan yang berkebinekaan”.

“Dengan demikian, sudah menjadi kebutuhan bahwa pengetahuan tentang konservasi alam dan lingkungan, khususnya tentang kehati bagi siswa di SMAN 1 Sukaraja ditingkatkan. pengetahuan tentang konservasi kehati berperan penting dalam menumbuhkan perilaku ramah lingkungan di kalangan siswa sekolah. Pemahaman ini tidak hanya meningkatkan kesadaran mereka namun juga membentuk sikap dan tindakan mereka terhadap keberlanjutan,” tegas Emi.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2