Tentang Delta Sungai, Manfaat, dan Ancaman Nyata yang Mengintainya

Klikhijau.com – Delta sungai atau kuala meski hanya kurang dari 0,5 persen luas daratan Bumi. Namun, memiliki manfaat yang besar bagi manusia, satwa, dan juga tumbuhan. Delta sungai adalah endapan...

Tentang Delta Sungai, Manfaat, dan Ancaman Nyata yang Mengintainya
Bacakan Artikel

“Seringkali bukan naiknya permukaan laut, tetapi tenggelamnya daratan karena aktivitas manusia yang membuat populasi pesisir paling berisiko,” kata studi Rafael Schmitt yang merupakan penulis utama studi tersebut.

Schmitt, yang juga seorang postdoctoral fellow di Environmental Management di Stanford juga menambahkan, “Penelitian kami menyoroti bahwa risiko global yang relevan ini sangat kurang dipelajari untuk semua kecuali sangat sedikit wilayah pesisir.”


Delta biasanya tunduk pada berbagai faktor yang menciptakan sistem yang dinamis namun stabil. Misalnya, sedimen yang disuplai dari aliran sungai di hulu menciptakan lahan baru bahkan jika permukaan laut naik. Sementara juga mengimbangi efek tanah delta yang belum terkonsolidasi secara terus-menerus karena beratnya sendiri.

Namun, karena saat ini delta sungai terputus dari suplai sedimen alaminya oleh bendungan dan waduk buatan manusia . Ditambah sejumlah kecil sedimen yang masih berhasil mencapai delta tidak dapat menyebar karena tanggul dan tanggul buatan. Maka semua proses yang terjadi secara alami di delta yang tidak terganggu tidak seimbang.

Selain itu, vegetasi pantai semakin hilang untuk dijadikan ruang bagi pariwisata dan lahan pertanian, sementara pemompaan air tanah dan ekstraksi hidrokarbon menyebabkan subside, yakni tenggelamnya tanah akibat pergerakan material bawah tanah.

Ancaman lainnya adalah seiring dengan kenaikan permukaan laut global. Faktor-faktor lokal ini menyebabkan kenaikan permukaan laut relatif. Di mana daratan yang tenggelam memperkuat efek kenaikan air laut. Kemungkinan menyebabkan sebagian besar delta terbesar di dunia jatuh di bawah permukaan laut pada akhir abad ini.

Meski begitu, menurut para ahli, bukan naiknya permukaan air laut, melainkan tenggelamnya daratan yang paling berbahaya bagi delta.

Jadi, sementara mitigasi perubahan iklim tetap penting untuk mengekang kenaikan permukaan laut global. Memerangi penggunaan berlebihan sumber daya alam lokal di delta sungai dan cekungannya. Kemungkinan akan memberikan perlindungan yang lebih besar dan lebih cepat untuk delta dan penghuninya yang menggantungkan hidup dari keberadaan delta tersebut.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2