Tanpa Disadari, Ini Dampak Lingkungan dari ‘Charger’ yang Tak Dicabut!

Klikhijau.com - Apakah Anda sering lupa mencabut charger setelah digunakan? Kebiasaan ini bukan hanya membuang listrik, tetapi juga berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Tampak sepele, tetapi...

Tanpa Disadari, Ini Dampak Lingkungan dari ‘Charger’ yang Tak Dicabut!
Bacakan Artikel

Klikhijau.com - Apakah Anda sering lupa mencabut charger setelah digunakan? Kebiasaan ini bukan hanya membuang listrik, tetapi juga berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan. Tampak sepele, tetapi efeknya cukup signifikan dalam jangka panjang.

Meskipun perangkat sudah terisi penuh atau tidak terhubung ke ponsel, charger yang tetap tertancap di stopkontak tetap mengonsumsi listrik. Fenomena ini disebut "phantom energy" atau "standby power" Istilah tersebut merujuk pada konsumsi listrik yang terjadi ketika perangkat elektronik dalam keadaan mati atau tidak aktif tetapi tetap terhubung ke sumber listrik.

Menurut penelitian Lawrence Berkeley National Laboratory (2012), peralatan elektronik yang tetap terhubung ke listrik dapat menyumbang hingga 10% dari total konsumsi listrik rumah tangga.

Bayangkan berapa banyak energi yang terbuang jika kebiasaan ini dilakukan oleh jutaan orang di dunia! Energi yang terbuang ini tidak hanya meningkatkan tagihan listrik, tetapi juga menambah beban pada pembangkit listrik yang sebagian besar masih bergantung pada bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak.

Pemicu Emisi

Untuk diketahui penggunaan energi fosil pada pembangkit listrik menghasilkan emisi karbon dioksida (CO₂) yang berkontribusi besar pada pemanasan global dan perubahan iklim. Berdasarkan data International Energy Agency (IEA, 2021), sekitar 40% emisi karbon dioksida (CO₂) global berasal dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil.

Setiap kilowatt listrik yang terbuang turut menambah jumlah emisi yang pada akhirnya memperburuk pemanasan global. Dengan mengurangi konsumsi energi, kita juga mengurangi kebutuhan akan pembangkit listrik baru yang sering kali dibangun dengan mengorbankan lingkungan alam.

Selain itu, penghematan energi ini dapat memberikan dampak positif pada stabilitas jaringan listrik, terutama di daerah yang sering mengalami pemadaman listrik akibat beban berlebih. Dengan mencabut charger, kita tidak hanya menghemat energi, tetapi juga membantu menjaga kestabilan pasokan listrik di lingkungan sekitar.

Selain pemborosan energi, membiarkan charger terus terhubung ke listrik dapat menyebabkan panas berlebih dan merusak komponennya. Hal ini tidak hanya membuat charger lebih cepat rusak, tetapi juga menambah limbah elektronik (e-waste).

Berdasar data dari United Nations University, pada tahun 2019, dunia menghasilkan 53,6 juta ton limbah elektronik, dan hanya 17,4% yang didaur ulang secara resmi (UNU, 2020).

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2