Studi: Upaya Konservasi Berhasil Perlambat Hilangnya Keanekaragaman Hayati

Klikhijau.com – Upaya konservasi tidaklah sia-sia. Konservasi atau pelestarian merupakan suatu tindakan pemeliharaan dan pelindungan secara teratur. Tujuannya adalah untuk mencegah sesuatu dari kerusa...

Studi: Upaya Konservasi Berhasil Perlambat Hilangnya Keanekaragaman Hayati
Bacakan Artikel

Dalam contoh lain, para peneliti menunjukkan bahwa di Hutan Hujan Amazon bagian Brasil, kawasan lindung dan lahan masyarakat adat memiliki tingkat deforestasi dan kebakaran hutan yang disebabkan oleh manusia lebih rendah; kawasan yang tidak dilindungi mengalami laju deforestasi hingga 20 kali lebih tinggi dan kebakaran yang disebabkan oleh manusia terjadi empat hingga sembilan kali lebih sering.

Di Idaho, program penangkaran dan pelepasan membantu meningkatkan tingkat reproduksi salmon Chinook, yang mengarah pada pemulihan populasi alami spesies tersebut di alam liar.

Tindakan konservasi berhasil

Jake Bicknell, salah satu penulis penelitian dan dosen senior di Durrell Institute of Conservation and Ecology dari Universitas Kent di Canterbury, Inggris  mengatakan studi tersebut menunjukkan bahwa ketika tindakan konservasi berhasil, maka tindakan tersebut benar-benar berhasil. Dengan kata lain, hal ini sering kali memberikan hasil bagi keanekaragaman hayati yang tidak hanya sedikit lebih baik daripada tidak melakukan apa pun, namun berkali-kali lipat lebih besar.

“Misalnya, penerapan langkah-langkah untuk meningkatkan ukuran populasi spesies yang terancam punah sering kali menyebabkan jumlah mereka meningkat secara signifikan. Efek ini tercermin pada sebagian besar studi kasus yang kami teliti,” katanya.

Meski begitu, penulis juga menjelaskan bahwa tindakan konservasi tidak selalu memberikan hasil sebagaimana diharapkan. Sekitar satu dari setiap lima kasus, upaya tersebut justru menyebabkan penurunan spesies target; namun, dalam beberapa kasus, tindakan konservasi masih secara tidak sengaja memberikan manfaat bagi spesies lain.

Secara keseluruhan, para penulis mencatat bahwa upaya konservasi global memerlukan pendanaan tambahan, dan berbagai upaya konservasi perlu dilaksanakan untuk mengekang penurunan keanekaragaman hayati. Mereka memperkirakan bahwa program konservasi global akan menelan biaya sekitar $178 miliar hingga $524 miliar per tahun.

“Meskipun tinggi, biaya-biaya ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan nilai yang diberikan oleh keanekaragaman hayati kepada masyarakat melalui penyediaan jasa ekosistem,” tulis para penulis dalam kesimpulan studi tersebut.

“Oleh karena itu, tindakan konservasi lebih merupakan investasi, bukan pembayaran  dan seperti yang ditunjukkan oleh penelitian tersebut, tindakan konservasi biasanya merupakan investasi yang benar-benar menghasilkan dampak positif yang besar.”

Sumber: Ecowatch

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2