Saatnya Mengawetkan Makanan dengan Teknik Radiasi

Klikhijau.com – Makanan memiliki waktu terbatas. Jika tak segera diolah atau dikonsumsi akan terbuang jadi sampah. Karenanya, perlu solusi tepat agar makanan bisa memiliki waktu lebih panjang alias le...

Saatnya Mengawetkan Makanan dengan Teknik Radiasi
Bacakan Artikel

Klikhijau.com – Makanan memiliki waktu terbatas. Jika tak segera diolah atau dikonsumsi akan terbuang jadi sampah. Karenanya, perlu solusi tepat agar makanan bisa memiliki waktu lebih panjang alias lebih awet.

Solusi tersebut coba diterapkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui teknik radiasi. Radiasi pada teknik ini digunakan untuk melumpuhkan bakteri patogen dan mikroba dengan cara menghambat pertunasan, menunda pematangan, dekontaminasi mikroba, dan perpanjangan masa simpan.

Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda Direktorat Pengelola Pengembang Fasilitas Ketenaganukliran BRIN, Nailatussaadah menjelaskan teknik radiasi  dapat digunakan sebagai pengawet makanan.

Penjelasan itu disampaikan Naila saat memberikan pemaparan ilmiah tentang Teknologi Nuklir di Indonesia, di hadapan Siswa SMA Darul Muttaqin, di Bandung, Rabu (20/11).

“Bakteri patogen dan mikroba itu penyebab menurunnya kualitas makan,” kata Naila.

Menurunya dalam penerapannya, teknik ini tunduk pada beberapa peraturan, seperti peraturan Menteri Kesehatan, Undang-undang Pangan,dan peraturan perdagangan internasional.

Naila memberikan beberapa contoh makanan iradiasi, di antaranya adalah rendang daging, opor daging ayam, pepes daging ayam, dan pepes ikan mas.

“Selain itu, produk iradiasi lainnya seperti alat kontasepsi (IUD), urine pot, feces container, sarung tangan, kasa, dan lain-lain,” tuturnya.

Dengan iradiator gamma

Iradiator gamma  menurut Naila merupakan  upaya solutif untuk peningkatan mutu pangan digunakan. Selain untuk mutu pangan, hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai pengurang mikroba pada produk pangan dan sterilisasi obat, produk kosmetik, dan alat kesehatan.

“Dengan iradiator gamma, mutu pangan meningkat. Mulai dari menghambat pertunasan pada bawang dan umbi-umbian, juga menunda pematangan pada buah-buahan, membasmi serangga, dan mengurangi jumlah mikroba,” jelasnya.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2