Puluhan Ekor Satwa Dilindungi Berhasil Diselamatkan BKSDA Sulsel

Klikhijau.com – Balai Besar Konsevasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama dengan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi berhas...

Puluhan Ekor Satwa Dilindungi Berhasil Diselamatkan BKSDA Sulsel
Bacakan Artikel

Tim WRU Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan dipimpin Kepala Bidang KSDA Wilayah II, Ir. Ahmad Yani saat berada di TKP mengatakan, satwa yang berhasil diamankan dikirim secara ilegal dari Papua, sehingga pihak PT. Pelni melaporkannya ke Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan.

“Direncanakan satwa akan segera dikembalikan ke daerah asalnya”, ujarnya. Info terkini bahwa tim WRU telah berkoordinasi dengan Balai Besar KSDA Papua untuk melakukan translokasi setelah kondisi satwa dinyatakan sehat oleh tim medis dokter hewan.

Kepala Balai BKSDA Sulsel Ir Jusman dalam keterangan persnya mengatakan betapa tidak serta merta fakta-fakta lapangan itu dapat disebut memenuhi unsur melanggar Undang-Undang.

"Mengangkut secara illegal misalnya, seharusnya dapat dimintakan tanggungjawab kepada PT. PELNI yang memiliki kapal yang digunakan dalam pengangkutan satwa liar secara illegal tersebut. Apalagi sudah beberapa kali satwa-satwa liar tersebut berhasil diamankan dari atas kapal tanpa diketahui siapa pemiliknya,”

“Mungkin pemeriksaan barang-barang penumpang tidak seketat di pelabuhan udara, sehingga para pelaku dapat menaikkan satwa-satwa liar tersebut dengan bebas. Kalau pihak PT. PELNI tidak dapat dimintai tanggungjawab, berarti ini barang dari penumpang gelap,” tambahnya.

Oleh karena itu, kata Jusman, para awak kapal, nakhoda bersama seluruh kru perlu bersama-sama didorong untuk lebih memberi perhatian agar oknum-oknum di dalam internal dan atau luar PT. PELNI yang selama ini terlibat secara aktif maupun passif (membiarkan) satwa liar terangkut secara illegal diberi teguran atau sanksi.

“Sayang sekali karena ruang-ruang di atas kapal tersebut bisa digunakan tanpa adanya kontribusi penerimaan sewa angkutan. Ini juga bisa berarti kerugian bagi PT. PELNI,” pungkasnya.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2