Pulau Komodo dan Pulau Galapagos Jajaki Kerjasama Konservasi dan Pariwisata

Klikhijau.com - Keunikan Pulau Komodo dan Pulau Galapagos di Ekuador menarik untuk dikembangkan bersama dengan konsep sister island on the management of protected area. Sebagai area yang sama-sama...

Pulau Komodo dan Pulau Galapagos Jajaki Kerjasama Konservasi dan Pariwisata
Bacakan Artikel
Irhyl R  Makkatutu

Aktif menulis dan menyukai kopi di tengah kesibukannya mengaktivasi Taman Baca Masyarakat "tandabaca"

Klikhijau.com - Keunikan Pulau Komodo dan Pulau Galapagos di Ekuador menarik untuk dikembangkan bersama dengan konsep sister island on the management of protected area.

Sebagai area yang sama-sama dikelola sebagai Taman Nasional, keduanya sangat dikenal di dunia karena keberhasilan penerapan konservasi ekosistem yang mendukung pariwisata,

Pulau Galapagos di Ecuador sangat beruntung dalam bidang konservasi karena Negara Ecuador merupakan negara pertama di dunia yang mengakui hak alam (nature right) dalam konstitusi yang disahkan melalui refendum pada 2008.

Hal ini mendorong konservasi ekosistem di Ecuador sangat tegas diterapkan oleh Pemerintah Ecuador dalam pengelolaan hutan dan taman-taman nasionalnya.


KLIK INI: Dilematis, Menutup Taman Nasional Komodo Berarti Memutus Rantai Ekonomi


Kerjasama konservasi

"Ekuador itu sangat maju konservasi dan perhutanan sosialnya, dalam waktu dekat ini saya rencana akan kesana untuk belajar terkait itu" ujar Menteri Siti saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Luar Bisa Berkuasa Penuh Indonesia untuk Ecuador, Diennaryati Tjokrosuprihatono di ruang kerjanya, Rabu, 06 Febriari 2018.

Menteri Siti pun menambahkan bahwa Indonesia c.q. KLHK dan Pemerintah Ecuador hingga saat belum memiliki kerjasama bilateral bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Padahal hubungan bilateral kedua negara telah terjalin selama 38 tahun. Ekuador juga merupakan mitra terbesar ke-lima dalam perdagangan Internasional Indonesia di wilayah Amerika Selatan.

Oleh karenanya, kerjasama ini merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan hubungan kerjasama kedua negara ke depan.

Di sisi lain Diennaryati selaku Dubes disana menyatakan bahwa konservasi ekosistem yang diterapkan sangat ketat di Taman Nasional Galapagos. Terbukti meningkatkan pendapat dari sektor pariwisata bagi Ecuador.

"Tindakan konservasi di Kepulauan Galapagos itu malah menaikan omset pariwisata di sana. Hal ini karena semakin memancing keingintahuan wisatawan apa isi Kepulauan Galapagos," ujar Diennaryati.

Sehingga Diennaryati pun menyampaikan bahwa tidak benar jika tindakan konservasi atas suatu kawasan akan menurunkan pendapatan pariwisata, yang terjadi justru sebaliknya.


KLIK INI: Perihal Wacana Penutupan Kawasan Taman Nasional Komodo, Begini Tanggapan KLHK


Galapagos memiliki keunikan satwa berupa kura-kura raksasa, pinguin, berbagai macam burung serta iguana. Kepulauan Galapagos juga memiliki karakteristik yang mirip dengan Krakatau di Indonesia karena tumbuh dari gunung api laut.

Baca Selanjutnya
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2