Polusi Cahaya, Bukti Perilaku Hidup Boros Energi

Klikhijau.com - Polusi cahaya, apa yang sahabat hijau pikirkan tentangnya? Isu polusi cahaya bukanlah isu yang baru. Isu ini telah lama diangkat ke permukaan. Isunya sendiri pertama kali dimasukan...

Polusi Cahaya, Bukti Perilaku Hidup Boros Energi
Bacakan Artikel

Hal ini dikarenakan sumber-sumber polusi cahaya seperti lampu taman, papan reklame, dan sumber-sumber lainnya tidak efektif dalam penggunaan cahaya dan mempengaruhi jumlah energi yang dilepaskan ke lingkungan menjadi tidak efektif.

Kampanye pengurangan polusi cahaya

Melihat dampak buruknya yang besar, maka tak heran sejak awal 1980 muncul beberapa gerakan langit gelap global untuk mengkampanyekan pengurangan polusi cahaya.

Seorang mahasiswa desain asal Berlin, Jerman, Tobias Trübenbacher, menciptakan lampu ramah lingkungan bertenaga angin. Mengutip dari Dezeen, lampu ini dilengkapi rotor angin untuk memberinya energi penerang dan sistem deteksi gerak yang menciptakan pencahayaan ramah serangga.

"Polusi cahaya menimbulkan gangguan kesehatan bagi manusia, seperti gangguan tidur, depresi, penyakit kardiovaskular, diabetes hingga kanker. Selain itu, juga berdampak buruk pada tanaman dan satwa, kepunahan spesies, migrasi burung yang hilang orientasi, gangguan migrasi ikan, termasuk pada proses peluruhan daun tanaman, adalah deretan dampak negatif akibat polusi cahaya. Dampak polusi cahaya pernah menerjang Jerman, yang hanya selama satu malam di musim panas, sebanyak 1,2 miliar serangga mati oleh lampu jalan,” ungkap Trübenbacher.

Jadi, dengan mengurangi polusi cahaya, maka telah mengurangi pula salah satu ancaman lingkungan, Kesehatan dan juga perilaku hidup boros energi.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2